Presiden Pinter Dr (Cn) Hj. Rizayati : Korupsi Merusak Tatanan Sosial, Politik dan Ekonomi

- Jurnalis

Kamis, 9 Desember 2021 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Pinter  Dr (Cn) Hj. Rizayati : Korupsi Merusak Tatanan Sosial, Politik dan Ekonomi

JAKARTA | Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia sudah dilakukan dengan berbagai cara, namun hingga saat ini masih saja persoalan korupsi masih saja dilakukan oleh berbagai lembaga.

Presiden Partai Indonesia Terang (Pinter) Dr. (Cn) Hj. Rizayati, SH, MM, menyampaikan keprihatinannya, betapa korupsi masih marak terjadi.

Hj. Rizayati menyebut, korupsi ibarat penyakit kanker stadium akut, yang menggerogoti si empunya dan pada akhirnya berujung pada kematian. Selain itu, sebut dia, korupsi juga mengancam masa depan bangsa.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan penggagas program Indonesia Terang ini, terdapat beberapa bahaya sebagai akibat korupsi ini, yaitu bahaya terhadap masyarakat, individu, generasi muda, politik, sosial, ekonomi bangsa maupun birokrasi.

Korupsi ini, kata Cut Nyak Jeumpa ini, bisa menghancurkan negara secara perlahan-lahan. Olehnya itu, persoalan korupsi harus dibasmi sampai ke akar-akarnya.

“Korupsi dapat menghancurkan negara secara perlahan-lahan, yang merusak tatanan sosial, politik, ekonomi dan pada akhirnya tatanan negara. Ini sangat membayakan. Koruptor, siapapun itu, harus dihukum seberat-beratnya. Merampok uang rakyat. Perilaku koruptor ini, bisa menyebabkan negara collaps dan bahkan bubar,” kata Hj. Rizayati kepada awak media di Jakarta, Kamis (9/12/2021)

Hj. Rizayati mengungkapkan, praktek korupsi menciptakan ekonomi  biaya tinggi yang membebankan pelaku ekonomi. Kondisi ekonomi biaya tinggi ini, akan berimbas pada mahalnya harga jasa dan pelayanan publik, karena harga yang harus ditetapkan  harus dapat menutupi kerugian pelaku ekonomi akibat besarnya modal  yang dilakukan karena penyelewengan yang mengarah ke tindak korupsi.

“Praktik-praktik busuk seperti itu masih sering terjadi. Ini yang harus diberangus. Korupsi ini akan berakibat kemiskinan, dan upaya pengentasan kemiskinan berjalan lambat. Karena faktor kemiskinan, menyebabkan terjadinya masalah-masalah sosial, seperti kriminalitas. Sudah saatnya menerapkan hukum seberat-beratnya bagi pelaku tindak pidana korupsi dilakukan,” terang Hj. Rizayati.

Presiden Pinter ini menilai, jika suatu proyek ekonomi dijalankan sarat dengan unsur-unsur korupsi seperti suap untuk memuluskan proyek, nepotisme dalam penunjukan pelaksana proyek maka pertumbuhan ekonomi yang diharapkan dari proyek tersebut tidak akan tercapai.

Hj. Rizayati meminta kepada pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memberikan hukuman yang seberat beratnya, untuk memberi efek jera, agar praktik-praktik korupsi di Indonesia bisa diminimalisir, karena dampaknya akan sangat membayakan bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Untuk  mencegah  perilaku  koruptif, perlu dilakukan langkah-langkah untuk mengatasinya, antara lain mendasain dan menata ulang pelayanan-pelayanan publik, memperkuat transparansi, pengawasan dan sanksi, meningkatkan pemberdayaan perangkat pendukung dalam pencegahan korupsi.

“Untuk mencegah korupsi ini, perlu dilakukan penegakan secara terintegrasi, adanya kerjasama semua komponen masyarakat maupun internasional dan regulasi yang harmonis,” tuturnya. (Has)

RakyatPos Network | rakyatpos.id

Berita Terkait

Tim Advokat Kantor Hukum Ivan & Rekan Bertolak dari Way Kanan ke Jakarta, Dampingi Purnakarya SKK Migas Urus Klaim Prokespen
Polda Bengkulu Tengah Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional – Tribrata News Bengkulu
Kapolsek Batu Bara Hadiri Penyerahan Remisi HUT ke-81 RI di Lapas Labuhan Ruku – RakyatPos.id
HUT RI ke-81, Polairud Polda Aceh Kibarkan Bendera Merah Putih di Dasar Laut Krueng Raya
Polres Kepahiang Amankan Kompetisi Drumband Pelajar, Meriah HUT RI ke-81 – Tribrata News Bengkulu
Kapolres Pematangsiantar Pimpin Upacara Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 RI di Taman Makam Pahlawan – RakyatPos.id
Personil Polres Simeulue Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut di Hari Kemerdekaan
Polres Bengkulu Selatan Gelar Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Simpang Susun Tukiran – Tribrata News Bengkulu

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Tim Advokat Kantor Hukum Ivan & Rekan Bertolak dari Way Kanan ke Jakarta, Dampingi Purnakarya SKK Migas Urus Klaim Prokespen

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Polda Bengkulu Tengah Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional – Tribrata News Bengkulu

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Kapolsek Batu Bara Hadiri Penyerahan Remisi HUT ke-81 RI di Lapas Labuhan Ruku – RakyatPos.id

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:20 WIB

HUT RI ke-81, Polairud Polda Aceh Kibarkan Bendera Merah Putih di Dasar Laut Krueng Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Polres Kepahiang Amankan Kompetisi Drumband Pelajar, Meriah HUT RI ke-81 – Tribrata News Bengkulu

Berita Terbaru

Al Jazeera - LIVE