Orang Ini Prank Presiden Indonesia, Sampai RI Dibikin Heboh | RakyatPos Andalas

- Jurnalis

Selasa, 21 Februari 2023 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus penipuan selalu ada sepanjang zaman. Terakhir, di sektor ekonomi ada Indosurya yang merampok uang nasabah triliunan rupiah. Korbannya dari mulai rakyat biasa sampai publik figur.
Barangkali, kehebohan kasus penipuan Indosurya ini masih kalah dengan kasus penipuan terbesar sepanjang sejarah Indonesia, bahkan sampai menipu ulama, pejabat, dan presiden. Inilah kisahnya!
Alkisah, pada dekade 1970-an, viral seorang perempuan yang mengaku mengandung janin ajaib. Perempuan itu bernama Cut Zahara Fona asal Aceh. Dia menyebut kalau janin yang di kandungnya bisa bicara dan mampu melafalkan ayat-ayat suci Al-Quran. Klaim ini kemudian dibenarkan oleh beberapa orang yang mendengar suara Al-Quran dari dalam perutnya.
Kabar ini pertama kali diberitakan oleh harian Pos Kota pimpinan Harmoko. Dan terus menerus diberitakan oleh media nasional itu. Akibatnya kabar ini menggemparkan Indonesia dan dunia internasional. 
Sejarawan Anhar Gonggong kepada Detik menyebut pendiri Majelis Ulama Indonesia (MUI) kala itu, Buya Hamka, percaya akan hal ini. Katanya, kalau Tuhan menghendaki maka apapun terjadi, begitu pula dengan janin Cut Zahara. 
Meluasnya kabar ini membuat pejabat tinggi sekelas Wakil Presiden Adam Malik dan Presiden Soeharto mempercayainya. Bahkan mereka mendatangkan langsung Cut Zahara ke Istana untuk mendengar langsung.
Sebagaimana dipaparkan Mochtar Lubis di kolom Indonesia Raya (5 Januari 1971), orang yang membawa Cut Zahara ke Istana Presiden adalah Brigjen Bardosono, Asisten Pribadi Soeharto. Dia memperlihatkan Cut Zahara kepadanya presiden sebanyak tiga kali.
Selama itu pula, konon Soeharto mendengar langsung ayat-ayat suci tersebut. Begitu pula Adam Malik yang menempelkan kupingnya di perut Cut Zahara. 
Kabar ini membuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) gerah. Dalam Indonesia Raya edisi 2 November 1970, IDI kala itu telah membantah kebenaran kabar tersebut dari segi medis. Sebab, tak mungkin janin yang masih di dalam kandungan bisa berbicara. Namun, pernyataan IDI itu kalah dengan besarnya arus media yang mempercayai kasus Cut Zahara itu.
Cut Zahara tetap bebas berkeliaran menjual narasi kehebatan janinnya itu. Mantan Jaksa Agung Soegih Arta dalam Sanul Daca (1989) mengatakan kalau Cut sudah mengunjungi beberapa negara untuk memperlihatkan kemampuan bayinya tersebut. Berkatnya, dia dapat cuan besar. 
Hingga akhirnya, tipu muslihat Cut Zahara terbongkar juga. Konon, yang membongkar langsung adalah Ibu Tien, istri Soeharto. Berkat kecurigaan Tien, diketahui kalau selama ini Cut Zahara berbohong.
Dia menempelkan tape recorder di perutnya, sehingga seakan-akan bisa keluar suara dari dalam perut. Maklum, tahun 1970-an, tape recorder masih asing di Indonesia. Masyarakat saat itu baru mengenal radio dan televisi saja. 
Terbongkarnya kasus ini membuat Presiden Soeharto dan masyarakat internasional kena prank. Harian Indonesia Raya edisi 2 November 1970 menyebut Cut Zahara langsung menghilang entah kemana. Dicari pun tidak ketemu. Kasus penipuan ini sebetulnya masuk ranah kriminal, tetapi pihak berwajib tak mau mencarinya. 
Mochtar lubis dalam Tajuk-Tajuk Mochtar Lubis di Harian Indonesia Raya menyebut ini adalah bukti kedangkalan masyarakat kita yang terlalu percaya takhayul disamping pemikiran rasional. Bahkan, sekelas pejabat dan para jenderal saja percaya takhayul omong kosong ini. 
Memang ini tidak menimbulkan kerugian besar secara ekonomi, tetapi jelas membawa kerugian bagi harkat martabat pemimpin negara yang percaya begitu saja hal-hal irasional.
Sumber: cnbcindonesia
Foto: Cover Insight/ Soeharto/ Edward Ricardo

RakyatPos Andalas

RakyatPos Network | rakyatpos.id

Berita Terkait

Keseruan Festival ‘Perang Air’ di Riau: Jaga Tradisi, Jaga Persaudaraan
Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda – RakyatPos.id
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional
Personil Ditlantas Polres Babel Rutin Menjalankan Peraturan Lalu Lintas di Jam Lalu Lintas Padat
Ditsamapta Polda Bengkulu Lakukan Patroli Dialogis dan Awasi Peredaran MBG – Tribrata News Bengkulu
Sosialisasi Green Policing, Polisi Kandis Tanam Pohon Bersama Kepala Desa dan Mahasiswa
Final Piala Kapoldasu 2025, Tim Basket SMAN 1 Medan hingga USU Keluar Sebagai Juara – RakyatPos.id
Siang tadi, Kapolda Babel menjalani Sertijab di Mabes Polri

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:26 WIB

Keseruan Festival ‘Perang Air’ di Riau: Jaga Tradisi, Jaga Persaudaraan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:25 WIB

Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda – RakyatPos.id

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:24 WIB

PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:24 WIB

Personil Ditlantas Polres Babel Rutin Menjalankan Peraturan Lalu Lintas di Jam Lalu Lintas Padat

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:10 WIB

Ditsamapta Polda Bengkulu Lakukan Patroli Dialogis dan Awasi Peredaran MBG – Tribrata News Bengkulu

Berita Terbaru