Mantan Kades Dilaporkan Ke Bareskrim Polri Oleh Kepala Desa dan Kuasa Hukumnya,Terkait Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way kanan, Rakyat Pos Network”

Dugaan kasus pemalsuan dokumen sertifikat tanah di Desa Gedung Jaya, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, kini memasuki babak baru.

Kepala Desa Gedung Jaya, Erwan, didampingi advokat Indah Meylan, S.H, resmi melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan tersebut ke Bareskrim Polri.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuasa hukum pelapor, Indah Meylan, S.H, menjelaskan bahwa laporan ini terkait dengan dugaan pelanggaran Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen, di mana masyarakat menjadi korban akibat tindakan oknum mantan kepala desa berinisial (KN).

Kami mendampingi Kepala Desa Gedung Jaya, Erwan, dan korban Sinung Purwanto untuk melaporkan dugaan pemalsuan sertifikat oleh mantan kepala desa lama. Laporan kami sudah diterima dengan sangat baik oleh Bareskrim Polri,” ujar Indah.

Ia menambahkan, sebelumnya pihaknya juga telah melaporkan kasus ini ke Satgas Mafia Tanah, dan kini prosesnya menunjukkan hasil positif.

Selain itu, Indah menyebut akan segera menindaklanjuti laporan dugaan korupsi terkait kasus tersebut ke KPK, sebagai laporan terpisah.

“Untuk kasus pemalsuan ini, kami menemukan indikasi pencatutan 37 nama warga dengan total 91 sertifikat yang diduga diterbitkan secara tidak sah oleh oknum mantan kepala kampung,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gedung Jaya, Erwan, menyampaikan apresiasi kepada penyidik Bareskrim Polri dan kuasa hukumnya.

“Saya mengapresiasi langkah cepat penyidik dan Ibu Indah Meylan. Dari 37 sertifikat tersebut, seluruhnya sudah diterima penyidik dan tinggal pendalaman BAP saja. Bukti-bukti yang kami bawa juga sudah cukup kuat,” ungkap Erwan.

Terpisah, Sinung Purwanto salah satu korban, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki sertifikat atau tanah sebagaimana yang tercatat atas namanya.

“Saya sangat berterima kasih kepada pihak yang membantu mengusut kasus ini. Saya tegaskan, saya tidak pernah punya sertifikat atau tanah itu. Harapan saya, penyidik bisa mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya,” ujarnya.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius pihak berwenang, mengingat dampaknya yang luas terhadap hak kepemilikan tanah masyarakat di wilayah Desa Gedung Jaya.

Penulis : (*Tim*)

Editor : Eka Saputra, Rakyat Pos id Andalas

Berita Terkait

Sidang Cerai Gugat Diwarnai Kemenangan Mutlak, Kantor Hukum Ivan & Rekan Sukses Kawal Putusan Verstek di PA Blambangan Umpu pada Awal Oktober
Wujudkan Slogan Kapolri, Polsek Banjit Gelar Malam Humanis “Rembuk tiuh dan sabuk kamtibmas
Manfaat Pembangunan Sumur Bor Dusun 2 Sari Mulyo, Kampung Bali Sadar Tengah, Kecamatan Banjit: Di Musim Kemarau Sangat Bermanfaat Sekali
Polisi Tangkap Seorang Guru Ponpes Asal Kampung Kemu Di Kaltim Dalam Kasus Persetubuhan Anak
Bersembunyi Di Kalimantan Timur: Pelaku Persetubuhan Anak Di Way Kanan Akhirnya Diringkus Polisi
Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Tinjau Pasar Tematik Lumbok Seminung, Cek Aset yang Akan Dikelola PT Eljohn
Pertegas Rekam Jejak Profesional, Kantor Pengacara Ivan & Rekan Tuntaskan 5 Perkara Perdata Sepanjang Bulan Ini
Mabes TNI Mengadakan Penyuluhan Tentang Cegah Karhutla Di Wilayah Kecamatan Banjit

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Sidang Cerai Gugat Diwarnai Kemenangan Mutlak, Kantor Hukum Ivan & Rekan Sukses Kawal Putusan Verstek di PA Blambangan Umpu pada Awal Oktober

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Wujudkan Slogan Kapolri, Polsek Banjit Gelar Malam Humanis “Rembuk tiuh dan sabuk kamtibmas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Manfaat Pembangunan Sumur Bor Dusun 2 Sari Mulyo, Kampung Bali Sadar Tengah, Kecamatan Banjit: Di Musim Kemarau Sangat Bermanfaat Sekali

Selasa, 29 September 2026 - 09:13 WIB

Polisi Tangkap Seorang Guru Ponpes Asal Kampung Kemu Di Kaltim Dalam Kasus Persetubuhan Anak

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Bersembunyi Di Kalimantan Timur: Pelaku Persetubuhan Anak Di Way Kanan Akhirnya Diringkus Polisi

Berita Terbaru

Al Jazeera - LIVE