Gus Baha Bilang Sunan Giri Haramkan Wayang, Tokoh NU: Ada Yang Berani Bantah?

- Jurnalis

Kamis, 17 Februari 2022 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Baha Bilang Sunan Giri Haramkan Wayang, Tokoh NU: Ada Yang Berani Bantah?

RakyatPos.ID – Sebuah video pendek memperdengarkan ceramah dari ulama Nahdatul Ulama (NU) Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha yang menjelaskan soal Wayang.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gus Baha menjelaskan bahwa Sunan Giri menghukumi Wayang haram. Pada zaman itu, belum ada Wayang kulit, yang ada hanya Wayang Tenghul yang berbentuk patung menyerupai makhluk hidup. 


“Sunan Kalijaga itu saking inginnya berdakwah, sampai membuat wayang Thengul, itu wayang berbentuk orang. Sunan Giri tidak terima, haram hukumnya membuat patung. Kalau membuat patung, nanti di akhirat disuruh berikan nyawa,” kata Gus Baha dilansir video tersebut, Kamis 17 Februari 2022. 

Gus Baha mengatakan, pada awal masuk Islam di Nusantara, hanya ada Wayang Thengul, wayang ini yang dilarang dalam Islam sebab berbentuk patung.

Namun, wayang ini dipakai oleh Sunan Kalijaga untuk sarana dakwah, tetapi diharamkan oleh Sunan Giri. 


“Sunan Kalijaga agak tidak tahu hukum (Islam) karena mantan preman jadi Wali. Akhirnya ditengah-tengah oleh Sunan Kudus yang lebih alim,” jelas Gus Baha.

Sunan Kudus kemudian mengusulkan agar Wayang dibuat tipis hingga tidak menyerupai manusia.

“Wayang ini dipeokan saja, terus jadi wayang kulit. kalau wayang Tenghul itu berbentuk patung. Tapi kalau rata seperti kulit, sudah tidak bisa kasih nyawa, orang sudah penyet (tipis),” kata Gus Baha.

Ceramah Gus Baha tersebut kemudian direspon oleh Tokoh Nahdatul Ulama (NU), Umar Sadat Hasibuan atau Gus Umar di Twitternya.

“Menurut Gus Baha Pendapat Sunan Giri bahwa Wayang Haram. Sedangkan Sunan Kalijaga bolehkan dakwah dengan wayang. Ada yang berani bantah Gus Baha?” kata Gus Umar.

Dia menyayangkan beberapa pihak yang menyerang Ustad Khalid Basalamah terkait Wayang. 

Padahal, Ustad Khalid tidak mengharamkan Wayang. Lebih parah lagi, ceramah Ustad Khalid dipolisikan. 

“Mustinya pendapat ustad khalid basalamah balaslah dengan pendapat bukan marah-marah aapalagi lapor polisi. Terimakasih Gus Baha atas ilmunya,” katanya. [RakyatPos.ID/FIN]

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru

Al Jazeera - LIVE