Presiden Jokowi Kembali Picu Kerumunan di Daerah, Rocky Gerung: Dia Tak Punya Kharisma

- Jurnalis

Senin, 7 Februari 2022 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo atau Jokowi terhitung telah memicu kerumunan sebanyak 3 kali sepanjang musim pendemi COVID-19. 
Yang terbaru Jokowi picu kerumunan di Sumatera Utara ketika melakuka kunjungan kerja di Kabupaten Toba, Sumatra Utara pada Rabu 2 Februari lalu. 
Menanggapi itu, pengamat politik Rocky Gerung menilai, kerumunan yang terjadi saat Jokowi tiba di daerah, sebab suami Iriana itu tidak punya kharisma sebagai seorang pemimpin.
Rocky Gerung mengatakan, pemimpin yang punya kharisma membuat masyarakat enggan untuk mendekat. Dia menncontohkan Presiden RI kedua, Soeharto.
“Ada yang punya kharisma, dan bahkan karena kharismanya bagus, dia memberi sinyal agar orang jangan mendekat ke dia. Karena kharismanya kuat. Pak harto juga begitu, kharismanya kuat betul. Dan orang lambai-lambai dari jauh aja tuh,” ujar Rocky Gerung dikutip kanal YouTube-nya, Senin 7 Februari 2022. 
Rocky Gerung mengatakan pemimpin yang berkharisma tidak akan melakukan cara pembagian bingkisan kepada masyarakat dengan cara dilempar.
“Orang yang berkharisma tidak perlu lempar-lempar ke got. Masa berkharisma lempat barang ke got,” ujar Rocky.
Lebih jauh dia menilai, Jokowi tidak punya kharisma. Sebab orang tidak melihat bahasa tubuh Jokowi dengan penuh kekaguman. 
“Kita mau nilai apa sebetulnya kharimsa Pak Jokowi itu? dan seseorang disebut berkharimsa kalau yang dia bawakan dengan bahasa tubuh itu menimbulkan kekaguman. Tapi orang tidak melihat bahasa tubuh Pak Jokowi. Orang nunggu bansosnya,” tuturnya.
“Melemparkan hadiah untuk orang berkerumun lalu dia senang itu. Bukan begitu yang disebut kharisma.” ungkapnya. 
Pada Februari tahun 2021 lalu, Presiden Jokowi memicu kerumunan saat melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Tenggara Timur (NT). Padahal saat itu Indonesia tengah hadapi lonjakan kasus COVID-19.
Kemudian pada September 2021, Jokowi kembali membuat kerumunan di saat kunjungan kerja di Cirebon. Warga yang antusias berdesak-desakan ingin mendapatkan sembako yang dilempar Jokowi. 
Yang terbaru, Jokowi kembali picu kerumunan di Sumatera Utara. Warga berdesak-desakan ingin mendapatkan bingkisan yang dilempar oleh Jokowi. Padahal, Indonesia saat ini sedang bersiap hadapi lonjakan omicron COVID-19. [fin]
Foto: Pengamat Politik Rocky GerungNet

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru