Aktivis GP Ansor Afif Fuad: Tokoh PKI DN Aidit Cukup Religius, Cinta Bangsanya, dan Jadi Musuh Soeharto | RakyatPos Andalas

- Jurnalis

Jumat, 17 Maret 2023 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama tokoh PKI Dipa Nusantara Aidit (DN) dikabarkan dulu bernama Achmad yang dinilai seorang cukup religius, cinta bangsanya, dan menjadi musuh Soeharto.
Achmad lalu mengganti nama Dipa Nusantara Aidit sebagai bentuk cintanya kepada bangsa Indonesia.
“Di Jalan Pegangsaan Barat Nomor 4, Jakarta pada malam 30 September 1965. Achmad, yang karena cinta pada bangsanya, berganti nama dengan Dipa Nusantara Aidit, dijemput 3 tentrara, dijemput 3 tentara untuk selamanya,” kata aktivis GP Ansor Afif Fuad Saidi di akun Twitter @AfifFuadS.
Menurut Afif Fuad, Achmad yang tak lain DN Aidit adalah seorang cerdas yang cinta pada bangsanya, cukup relijius, dan kemudian menjadi musuh Soeharto, dihabisi. 
“Istri, bahkan hingga anak cucunya tak pernah hidup tenang,” katanya.
Achmad adalah salah satu pemuda yang ikut menculik Bung Karno ke Rengasdengklok bersama pemuda yang lain sebelum proklamasi kemerdekaan
Afif Fuad Saidi (IST)
Menurut Afif Fuad, Achmad cinta pada bangsanya karena 1942 mulai bertemu intens dengan tokoh bangsa seperti Bung Karno, Chaerul Saleh.
“Bahkan, Julius Pour dlm Gerakan 30 September: Pelaku, Pahlawan & Petualang (2010) menyebut Achmad pernah menjadi anak emas Hatta (hlm. 19),” katanya.
Afif Fuad mengatakan, religiusitas Ahmad ketika khatam Al Quran.
“Bang Amat (Achmad) tamat mengaji, khatam Alquran. Kami semua khatam Alquran. Dan kalau perayaan khatam ini, kami bagaikan raja, dihormati dan dikendurikan,” Tutur Sobron Aidit, adik tiri Achmad, dalam buku Aidit: Abang, Sahabat, dan Guru di Masa Pergolakan (2003: 47),” katanya
Kata Afif Fuad, dikutip dari Dedi Sahara, “Penyelewengan terhadap Marxisme atau komunisme di Indonesia, yang erat kaitannya dengan dusta yang diinternalisasikan oleh rezim Orde Baru kedalam kesadaran sebagian besar masyarakat kita”. Achmad menjadi musuh kebencian bersama bangsa ini,”. 
Sumber: tvonenews
Foto: Dipa Nusantara Aidit (DN)/Net

RakyatPos Andalas

RakyatPos Network | rakyatpos.id

Berita Terkait

Keseruan Festival ‘Perang Air’ di Riau: Jaga Tradisi, Jaga Persaudaraan
Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda – RakyatPos.id
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional
Personil Ditlantas Polres Babel Rutin Menjalankan Peraturan Lalu Lintas di Jam Lalu Lintas Padat
Ditsamapta Polda Bengkulu Lakukan Patroli Dialogis dan Awasi Peredaran MBG – Tribrata News Bengkulu
Sosialisasi Green Policing, Polisi Kandis Tanam Pohon Bersama Kepala Desa dan Mahasiswa
Final Piala Kapoldasu 2025, Tim Basket SMAN 1 Medan hingga USU Keluar Sebagai Juara – RakyatPos.id
Siang tadi, Kapolda Babel menjalani Sertijab di Mabes Polri

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:26 WIB

Keseruan Festival ‘Perang Air’ di Riau: Jaga Tradisi, Jaga Persaudaraan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:25 WIB

Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda – RakyatPos.id

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:24 WIB

PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:24 WIB

Personil Ditlantas Polres Babel Rutin Menjalankan Peraturan Lalu Lintas di Jam Lalu Lintas Padat

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:10 WIB

Ditsamapta Polda Bengkulu Lakukan Patroli Dialogis dan Awasi Peredaran MBG – Tribrata News Bengkulu

Berita Terbaru