Istri Kepala Dusun Diduga Dipaksakan Menjabat Bendahara BUMDes, Dana Rp65 Juta Hilang Tanpa Jejak

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan, Rakyat Pos Network”

Manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kampung Campang Lapan Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, kini jadi sorot tajam.

Terungkap adanya dugaan pelantikan sepihak istri Kepala Dusun (Kadus) berinisial (R) sebagai bendahara BUMDes tanpa melalui prosedur yang berlaku, yang berujung pada hilangnya dana desa sebesar Rp 65.000.000 yang tidak diketahui perginya entah kemana, Senin 27/07/2026.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penunjukan istri Kadus tersebut diduga dilakukan secara paksa dan asal tunjuk serta tidak melibatkan musyawarah perangkat desa maupun pengurus BUMDes secara utuh. Hal ini dinilai melanggar prinsip tata kelola yang baik serta diduga mengandung unsur konflik kepentingan semata.

Akibat pengelolaan yang tidak transparan itu, diketahui dana sebesar Rp65 juta yang seharusnya digunakan untuk modal usaha dan kegiatan pemberdayaan warga, kini tidak dapat dipertanggung jawabkan sekaligus tidak ada laporan penggunaan anggaran beserta tidak ada bukti pendukung, dan dana tersebut seolah hilang entah ke mana bagaikan ditelan bumi.

“Memang sangat ganjil jika istri pejabat dusun dipaksakan menjabat bendahara tanpa persetujuan bersama, lalu tiba-tiba uang puluhan juta rupiah hilang begitu saja, kami hanya meminta kepastian dan kejelasan dana tersebut,” ujar salah satu perwakilan warga.

Warga mendesak Inspektorat Kabupaten Way Kanan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta aparat kepolisian untuk segera melakukan audit dan penyelidikan menyeluruh.

Jika memang terbukti ada penyalahgunaan wewenang, pelanggaran prosedur hingga dugaan korupsi, pihak yang bersangkutan harus segera diproses sesuai hukum yang berlaku dan diminta mengganti kerugian negara/desa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kepala Dusun dan Sekdes maupun pengurus BUMDes terkait dugaan tersebut.

(*/Tim)

 

Penulis : */Time

Editor : Eka Saputra, Rakyat Pos id Andalas

Sumber Berita : Tim

Berita Terkait

Rapat Kerja Pemerintahan Kampung Simpang Asam, Kecamatan Banjit Bersama Perangkat Kampung Dan BPK Kampung
UPT Puskesmas Banjit: Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan DBD Di Kampung Simpang Asam
Giat Karya Bakti Gotong Royong Pengecoran Jalan Jembatan Gantung Perintis Garuda: Di Kampung Juku Batu
Danramil 427-05/Banjit: Pimpin Giat Gotong Royong Penimbunan Jalan Poros Di Kampung Rebang Tinggi, Kecamatan Banjit
Dandim 0427/Way Kanan Terima Silahturahmi Kapolres Way Kanan Teguhkan Soliditas TNI–POLRI
Gerakan Radin Inten Asri Di Lingkungan Kampung Rantau Jaya, Kecamatan Banjit
Mimpi Atau Impian Yang Tertunda Bukanlah Akhir Dari Segalanya: Melainkan Impian Hari Ini Adalah Realita Untuk Menuju Hari Esok
Aksi Video Virall” Babi Mandi Lumpur” Berujung Karya Bakti Massal

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:17 WIB

Istri Kepala Dusun Diduga Dipaksakan Menjabat Bendahara BUMDes, Dana Rp65 Juta Hilang Tanpa Jejak

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:39 WIB

Rapat Kerja Pemerintahan Kampung Simpang Asam, Kecamatan Banjit Bersama Perangkat Kampung Dan BPK Kampung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:04 WIB

UPT Puskesmas Banjit: Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan DBD Di Kampung Simpang Asam

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:37 WIB

Giat Karya Bakti Gotong Royong Pengecoran Jalan Jembatan Gantung Perintis Garuda: Di Kampung Juku Batu

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Danramil 427-05/Banjit: Pimpin Giat Gotong Royong Penimbunan Jalan Poros Di Kampung Rebang Tinggi, Kecamatan Banjit

Berita Terbaru