7 Kementerian Terendah Tingkat Kepatuhan Lapor LHKPN, Kementerian Mahfud MD Kedua Paling Bawah | RakyatPos Andalas

- Jurnalis

Sabtu, 15 April 2023 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sebanyak tujuh dari 34 kementerian paling rendah tingkat kepatuhan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Dua paling bawah ada kementerian di bawah kepemimpinan Mahfud MD.
Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengatakan, secara keseluruhan, tingkat kepatuhan pelaporan LHKPN periode 2022 sudah membaik dengan rata-rata 99 persen.
“Jadi ini saya pada kesempatan ini berterima kasih ke media, karena ngeramai-ramain LHKPN, kayanya orang rada takut sekarang kalau telat. Ini paling tinggi nih selama periode LHKPN, tiba-tiba 31 Maret kementerian sudah 99 persen, ini paling tinggi nih,” ujar Pahala kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (14/4).
Namun demikian kata Pahala, masih ada tujuh kementerian yang tingkat kepatuhannya paling rendah dalam penyampaian LHKPN ke KPK.
“Berikutnya, kementerian mana saja yang belum 100 persen. Ini yang paling rendah Kementerian Luar Negeri, lantas (Kemenko) Polhukam, (Kementerian) Pertahanan, Kemenpora, (Kemendikbudristek) Dikbud, itu lantas Kemenko Perekonomian, dan Kementerian Investasi,” jelas Pahala.
Di mana, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tingkat kepatuhannya hanya sebesar 80,58 persen, lalu disusul Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) 89,13 persen.
Selanjutnya ada Kementerian Pertahanan (Kemhan) 91,94 persen, lalu Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) 96,08 persen, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) 96,48 persen, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) 96,59 persen, dan Kementerian Investasi 97,18 persen.
“Ada 4 lagi sebenarnya belum 100, tapi sudah 99,8. Kita duga ada 1 orang pensiunan, dia kalau pensiun harusnya dia ngisi LHKPN terakhir, biasanya orang sudah pensiun ya sudah selesai aja dia pergi. Akibatnya ngegantung jadi 99 koma sekian, itu kita anggap sudah lah. Jadi itu ada kementerian yang belum 100 persen,” pungkas Pahala.
Data tersebut merupakan data LHKPN per tanggal 14 April 2023. Mengingat, batas akhir pelaporan LHKPN periode 2022 sudah berakhir pada 31 Maret 2023. 
Sumber: rmol
Foto: Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan/RMOL

RakyatPos Andalas

RakyatPos Network | rakyatpos.id

Berita Terkait

Keseruan Festival ‘Perang Air’ di Riau: Jaga Tradisi, Jaga Persaudaraan
Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda – RakyatPos.id
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional
Personil Ditlantas Polres Babel Rutin Menjalankan Peraturan Lalu Lintas di Jam Lalu Lintas Padat
Ditsamapta Polda Bengkulu Lakukan Patroli Dialogis dan Awasi Peredaran MBG – Tribrata News Bengkulu
Sosialisasi Green Policing, Polisi Kandis Tanam Pohon Bersama Kepala Desa dan Mahasiswa
Final Piala Kapoldasu 2025, Tim Basket SMAN 1 Medan hingga USU Keluar Sebagai Juara – RakyatPos.id
Siang tadi, Kapolda Babel menjalani Sertijab di Mabes Polri

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:26 WIB

Keseruan Festival ‘Perang Air’ di Riau: Jaga Tradisi, Jaga Persaudaraan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:25 WIB

Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda – RakyatPos.id

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:24 WIB

PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:24 WIB

Personil Ditlantas Polres Babel Rutin Menjalankan Peraturan Lalu Lintas di Jam Lalu Lintas Padat

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:10 WIB

Ditsamapta Polda Bengkulu Lakukan Patroli Dialogis dan Awasi Peredaran MBG – Tribrata News Bengkulu

Berita Terbaru