Israel Didukung Ikuti World Beach Games Tapi Ditolak di Piala Dunia U-20, Unjuk Kuasa Ngawur! | RakyatPos Andalas

- Jurnalis

Minggu, 16 April 2023 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUA orang kepala daerah di Indonesia menolak Israel main di Piala Dunia U-20. Pertama dari I Wayan Koster (Gubernur Bali), lalu tak lama berselang disusul Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah).
Lalu diramaikan oleh para petugas partai PDIP lainnya. Sehingga sebagian publik pendukung banteng yang fanatik buta ikut-ikutan membenarkan (menjustifikasi) penolakan itu.
Anehnya, sekarang I Wayan Koster malah mendukung keikutsertaan tim Israel di kejuaraan dunia bola voli pantai alias World Beach Games 2023. Sama-sama kejuaraan olahraga tingkat dunia di mana tim Israel ikut serta. Yang satu ditolak, yang satunya lagi didukung.
Tentu kita sepakat dengan dukungan Gubernur Bali terhadap kejuaraan dunia bola voli pantai ini. Kita hanya heran dan menyesalkan penolakannya terhadap Piala Dunia U-20 kemarin.
Ada sesuatu yang aneh, kenapa keputusan kepala daerah yang sama, kali ini berbeda 180 derajat?
Padahal, seperti kita kemukakan tadi, keduanya sama-sama kejuaraan olahraga tingkat dunia, di mana tim Israel ikut serta. Konteksnya sama. Kenapa yang satu ditolak, yang satunya lagi didukung?
Dipikir-pikir dan direnungkan.
Rasanya tak ada hal lain yang bisa menjelaskan persoalan ini selain latar belakang politik.
Ya, akhirnya kita harus akui bahwa ini adalah politisasi olahraga. Mencampuradukan urusan olahraga dengan urusan politik, seperti kata Pak Jokowi.
Dalam “politicking”, artinya politik yang tanpa moral atau panduan etika, semua dimungkinkan. Orang menyebutnya (walaupun agak salah kaprah) dengan istilah machiavellian.
Beberapa pengamat telah menduga bahwa ini adalah upaya penggembosan popularitas sekaligus elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden. Hasil survei akhir-akhir ini telah menunjukan fakta adanya tren penurunan itu.
Tapi di sisi lain, ini adalah juga semacam “test-case” bagi Ganjar untuk uji kepemimpinannya. Apakah ia sanggup untuk bersikap sebagai pemimpin yang tangguh, bukan sekadar jadi “petugas partai”. Mampu membela kepentingan bangsa yang lebih besar ketimbang ambisi pribadi penguasa partai.
Sasarannya jelas adalah Ganjar, walau bom politik itu diledakkan memakai event olahraga di Bali.
Sekarang bagaimana?
Berdasarkan hasil survei, elektabilitas Ganjar katanya ada penurunan, tapi tetap masih cukup tinggi. Masih di ranking 3 besar bersama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Tapi ada 3 nama lain yang juga cukup moncer baru-baru ini, yaitu Mahfud MD, Erick Thohir, dan Sri Mulyani Indrawati. Konteks ekonomi-politik akhir-akhir ini menaikkan ketiga nama kandidat baru itu.
Ganjar bisa saja memposisikan dirinya sebagai “korban” dari ambisi pribadi penguasa di internal partainya. Korban dari unjuk kuasa secara ngawur atasannya. Walaupun itu tidaklah menafikkan fakta tentang kualitas kepemimpinannya sendiri.
Kita lihat saja perkembangannya, apalagi dengan munculnya koalisi besar. Konstelasi jadi semakin menarik. 

OLEH: ANDRE VINCENT WENAS
(Penulis adalah Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Perspektif (LKSP), Jakarta)

Disclaimer: Rubrik Kolom adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan oposisicerdas.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi oposisicerdas.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

RakyatPos Andalas

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru