Banjit, Rakyat Pos Network ”
Rutinan Jam’iyyah Nurul Muhdor FII MAULIDI SIMTUDDUROR, Way Kanan- Lampung Utara dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Kampung Rantau Jaya, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan menyelenggarakan bersholawat bersama dalam rangka halal bi halal di wilayah TPA Al Murtadho, Minggu 03/03/2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Penceramah Gus Ipul Bus dari Baradatu, Kepala Kampung Rantau Jaya” Agus Rianto, Kepala Lingkungan 01 sampai 05 kampung Rantau Jaya, Seluruh pengurus PC NU Kecamatan Banjit dan yang terutama hadir seluruh kaum muslimin dan muslimah kampung Rantau Jaya, Kecamatan Banjit.
Dalam tausiyahnya Gus Ipul Bus mengajarkan kita untuk selalu Istiqomah dalam bersholawat dan yang terutama
untuk terus selalu menjalani silaturahim, ingkang insyaallah panjenengan sedoyo sampun ngeraosaken barokahe, sampun ngeraosaken fadhilahe.
“Bahwa barokah yang kita bawa pulang pada malam hari ini sangat luar biasa besarnya mangkane masiyo duwe acara dewe-dewe, gadah damel piyambak-piyambak tapi tetep ngestoaken shalawatan ten mriki,” ucap Gus Ipul Bus.
Ditambahkannya, ia mengajak warga NU istiqomah untuk terus berdzikir, beristighfar, melantunkan shalawat kepada baginda Rasulullah Saw.
“Sholawat dan istighfar adalah senjata utama kita untuk menghadapi berbagai macam cobaan, berbagai macam musibah, ugi untuk mendatangkan berbagai macam hajat,” sambungnya.
Lebih lanjut, dengan kehadiran ratusan Jamaah warga Kampung Rantau Jaya yang hadir,”Gus Ipul Bus, meminta keikhlasan jamaah yang hadir untuk berdoa, melalui lantunan istighfar dan sholawat.
“Kemudian Gus Ipul Bus mengutip firman Allah Swt dalam Al Quran Surat Al Anfal ayat 33 yang berbunyi:
وَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَاَنْتَ فِيْهِمْۚ وَمَا كَانَ اللّٰهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ
“Dan sekalipun Allah tidak akan mengadzab suatu kaum, ketika engkau berada di tengah mereka wahai Muhammad,” kata Gus Ipul Bus menerjemahkan ayat tersebut.
“Lho kan Kanjeng Nabi lak ten gene Madinah mriko jasade? Inggih, makamnya di Madinah, Tapi setiap kali kita melantunkan shalawat, maka kita harus yakin dan haqqul yaqin bahwa Rasul hadir di tengah-tengah kita.
Mangkane endi-endi panggonan sing sering diwaosaken shalawat–nggih niku panggonan ingkang penuh barokah,” imbuhnya.
Senjata kedua, ucap Gus Ipul Bus,” dalam sebagaimana kandungan dalam Surat Al Anfal ayat 33 tersebut bahwa Allah tidak akan mungkin mengadzab suatu kaum, ketika dalam keadaan memohon ampun kepada Allah Swt.
“Nek wong njaluk sepuro–nggih kok mosok disikso kalih Gusti Allah? Mangkane kito semua ayok sareng-sareng melantunkan istighfar, melantunkan sholawat, dengan niatan mugi-mugi penuh barokah, buat sedayanipun tidak hanya warga NU, nggih sedayanipun khususnya Masyarakat Kampung Rantau Jaya, pada umumnya. Allahumma Amin..” tandasnya.
“Dalam kesempatan ini juga, Ketua Koordinator Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Kampung Rantau Jaya, Kecamatan Banjit” Satimo Harjono, saat memberikan keterangan kepada Awak media disela – sela acara tersebut menyampaikan, kegiatan bersholawat dan istighotsah ini akan selalu kami rutinkan, Ucapnya.
Ia berharap bukan hanya kegiatan bersholawat dan istighotsah saja yang dirutinkan namun, amaliah NU yang lainnya seperti Yasinan, Tahlilan, dan Khataman Al-Qur’an juga perlu dihidupkan kembali,” tegas Sutimo Harjono.
“Alhamdulillah acara Rutinan Jam’iyyah Nurul Muhdor FII MAULIDI SIMTUDDUROR, Way Kanan- Lampung Utara dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Kampung Rantau Jaya, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan berjalan dengan lancar dan damai.
Penulis : Eka Saputra
Editor : Eka S Rakyat Pos id Andalas
Sumber Berita : Eka Saputra










