Hidup ini Hanya Sementara : Perbanyak Amal Ibadah Sebelum Terlambat

- Jurnalis

Minggu, 5 Januari 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Rakyat Pos Network β€œβ€

Assalamualaikum β€œβ€

π™„π™‰π™‰π˜Όπ™‡π™„π™‡π™‡π˜Όπ™ƒπ™„ π™’π˜Ό π™„π™‰π™‰π˜Ό π™„π™‡π˜Όπ™„π™ƒπ™„ π™π™Šπ™Šπ™…π™„β€™π™π™π™‰

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

(Sesungguhnya kita dari Allah, dan akan kembali kepada Allah)

Apakah yang di sebut dengan kematian yang sesungguhnya itu?

Bahwa kematian itu ada dua macam.

1. Kematian yang terpaksa

2. Kematian yang suka rela

1. KEMATIAN TERPAKSA

” π™…π˜Όπ˜Όβ€™π˜Ό π™Žπ˜Όπ™†π™π™Šπ™π™π™‡ π™ˆπ˜Όπ™π™π™„ π˜½π™„π™‡ π™ƒπ˜Όπ™Œβ€

(Telah datang mati dengan haq)

Kematian yang terpaksa itu, suka atau tidak suka, siap atau tidak siap, takut apa tidak takut, mau atau tidak mau semua orang pasti mati. Jadi, hidup itu pasti mati, adanya hidup karena adanya mati, takut mati ya tetep mati , tidak takut mati ya mati, berani hidup harus berani mati, tidak berani hidup, tenang aja nanti juga mati-mati sendiri. Jadi itulah yang dinamakan kematian terpaksa

” π™’π˜Ό π™„π™‡π˜Όπ™„π™ƒπ™„ π™π™π™π™…π˜Όβ€™π™π™‰ β€œ

Dan kepadaNYA kamu di kembalikan

2. KEMATIAN SUKA RELA.

β€œπ™ˆπ™π™π™π™ π™Œπ™Šπ˜½π™‡π˜Ό π˜Όπ™‰π™π˜Ό π™ˆπ™π™π™π™

Rasakanlah mati, sebelum kamu mati

Yaitu mati dalam hidup dan hidup dalam mati. Yaitu hidupnya kesadaran batin itu dengan matinya kehendak.

Jadi , matinya kehendakmu itu menjadi sebab hidupnya kesadaran batin yang menyatu di dalam KehendakNya, hilangnya ke akuanmu, tenggelam di dalam Aku Nya

Itulah yang di sebut denga MANUNGGALING KARSO (Kehendak).

Dan itu terjadi ketika larut dalam DZIKRULLAH, jadi hidup dan mati itu ukurannya terletak pada DZIKIR.

Sebagaimana sabda Nabi :

β€œPerumpamaan antara orang yang dzikir pada Tuhannya dan yang tidak, seperti antara orang yang hidup dan yang mati. (HR Bukhari)

Itulah mati dan hidup yang sesungguhnya. Sedangkan kematian raga itu hanyalah pintu masuk menuju alam Akherat.

Kembali itu sebenarnya di dunia ini, tidak menunggu besok, kalau di dunia ini sudah bisa kembali, maka di sana nanti bisa kembali, kalau sekarang belum bisa kembali, nanti di sana tidak tahu jalannya untuk kembali.

” π™’π˜Όπ™ˆπ˜Όπ™‰ π™†π˜Όπ˜Όπ™‰π˜Ό 𝙁𝙄 π™ƒπ˜Όπ˜Ώπ™•π™„π™ƒπ™„ π˜Όβ€™π™ˆπ˜Ό π™π˜Όπ™ƒπ™π™’π˜Ό π™π™„π™‡π™ˆ π˜Όπ™†π™ƒπ™„π™π™Šπ™π™„ π˜Όβ€™π™ˆπ˜Ό

π™’π˜Ό π˜Όπ˜Ώπ™ƒπ™Šπ™‡π™‡π™ π™Žπ˜Όπ˜½π™„π™‡π˜Ό β€œ

Artinya : Barang siapa di dunia ini buta (tidak mengetahui) , maka di akhirat nanti lebih buta, bahkan lebih sesat jalannya. ( Qs Al isro’ 72 )

Jadi kembali itu di dunia, kalau bahasa arabnya dinamakan TAUBAT, Taubat itu maknanya kembali.

Kembali ke jati diri, kembali pada kesucian diri, manusia datang ke dunia ini dalam keadaan suci, maka kembalinya harus suci, kalau kembalinya masih kotor, nanti nyucinya di sana , ini yang repot. Makanya di latih dengan puasa Ramadhan itu tujuannya supaya bisa kembali ke fitroh, yaitu ke kesucian diri.

Jadi itulah bedanya π™π™Šπ™…π™„β€™π™π™‰ dan π™π™π™π™…π˜Όβ€™π™π™‰, Kalau ROJI’UN itu kembali dengan sendirinya, kalau TURJA’UN itu dikembalikan / dipaksa kembali, sesuatu yang dipaksa itu pasti sakit.

Itulah makna TAUBAT / kembali, Taubat

atau kembali itu di dunia ini, kalau sudah sakarotul maut maka Taubat sudah tertutup.

5. π™ˆπ˜Όπ™π™π™„π™‰ 𝙆𝙀 π™‡π™„π™ˆπ˜Ό

Setelah semua manusia berada di alam Barzah kemudian di bangkitkan menuju alam makhsyar

” π™”π˜Όπ™π™ˆπ˜Ό π™π™π˜½π˜Όπ˜Ώπ˜Ώπ˜Όπ™‡π™π™‡ π˜Όπ™π˜Ώπ™‡π™ π™‚π™ƒπ™Šπ™„π™π™Šπ™‡ π˜Όπ™π˜Ώπ™‡π™„ π™’π˜Όπ™Žπ™Žπ˜Όπ™ˆπ˜Όπ˜Όπ™’π˜Όπ™π™β€

Artinya : Pada hari itu bumi diganti dengan bumi yang lain, demikian pula langit.

Dan Mautin ke 5 ini adalah tempat persidangan.

6. π™ˆπ˜Όπ™π™π™„π™‰ 𝙆𝙀 π™€π™‰π˜Όπ™ˆ

Setelah di adakan persidangan, maka manusia meneruskan perjalanannya ke dua tempat, yakni surga dan neraka sesuai dengan amal ibadahnya di dunia

” π™π˜Όπ™π™„π™„π™Œπ™π™‰ 𝙁𝙄𝙆 π™…π˜Όπ™‰π™‰π˜Όπ™π™„ π™’π˜Ό π™π˜Όπ™π™„π™„π™Œπ™π™‰ π™π™„π™Ž π™Žπ˜Όβ€™π™„π™„π™ ”

Segolongan masuk surga, segolongan masuk neraka. ( Asy syuro / 7)

7. π™ˆπ˜Όπ™π™π™„π™‰ 𝙆𝙀 𝙏𝙐𝙅𝙐𝙃

Kemudian setelah di keluarkan dari neraka, kemudian mereka di mandikan dengan air Ma’ul hayat dan di masukkan surga sampai beberapa lama , teryata masih melanjutkan perjalanan lagi yaitu di tingkat MAUTINUL KATSIB yaitu Mautin yang ke 7 , yaitu tingkat yang tertinggi sebagaimana di sebut dalam Alquran :

” 𝙒𝙐𝙅𝙐𝙐𝙃𝙐 π™”π˜Όπ™π™ˆπ˜Ό π™„π˜Ώπ™•π™„π™‰ π™‰π˜Όπ˜Όπ˜Ώπ™ƒπ™„π™π™Šπ™ƒ, π™„π™‡π˜Όπ˜Ό π™π™Šπ˜½π˜½π™„π™ƒπ˜Ό π™‰π˜Όπ˜Όπ˜Ώπ™ƒπ™„π™π™Šπ™ƒ ”

Artinya : Wajah – wajah orang mukmin pada hari itu gembira, berseri seri ,kepada Tuhannya mereka melihat.

QOLA RASULULLAH SAW :

” π™†π˜Όπ™„π™π˜Ό π˜½π™„π˜Ώ π˜Ώπ˜Όπ™ƒπ™π™„ π™’π˜Όπ˜Ό β€˜π™„π˜Ώπ™‡π™Šπ™‰ π™’π˜Ό π˜½π™„π™‡ π™ˆπ˜Όπ™π™π™„ π™ˆπ™π™π˜Όπ™π™π™„π™Œπ™Šπ™‰ ”

Artinya : Cukup dengan waktu menjadi penerangan.

Jadi manusia itu benar – benar di genggam oleh waktu, maka hargailah waktu, karena waktu sangat berharga, tidak ada yang tidak di genggam oleh waktu.

Langit di genggam oleh waktu

Bumi di genggam oleh waktu

Siang, malam di genggam oleh waktu

Jam, hari, bulan dan Tahun di genggam oleh waktu

Sedih, gembira di genggam oleh waktu

Gerak, diam di genggam oleh waktu

Sehat, sakit di genggam oleh waktu

Beribadah, tidak beribadah, berbuat baik, berbuat jelek, semua di dalam waktu .

Apakah hakekat waktu ? Rahasia

Itu adalah SIRRULLAH, tidak boleh sembarangan.

Ruang mengikuti jarak, waktu mengikuti

gerak. Kalau tidak ada jarak tidak ada ruang . Kalau tidak ada gerak tidak ada waktu.

Allah Dzat yang tidak terikat dengan ruang dan waktu, tidak diluarnya dan tidak di dalamnya.”Wallaikumsalam.

Penulis : Eka Saputra

Editor : Eka Saputra, Rakyat Pos id Andalas

Berita Terkait

Pangdam II/Sriwijaya Sambangi Kodim 0427/Way Kanan dalam Rangka Kunjungan Kerja
Pgs. Dandim 0427/Way Kanan Bersama Forkopimda Hadiri Panen Raya di Kecamatan Buay Bahuga
Agus Rianto, Menghadiri Acara Halal Bihalal: Yang Di Adakan Oleh Masyarakat Kampung Rantau Jaya, Kecamatan Banjit
Benidiktus Eko Setiawan Saragih Nahkodai Pemuda Katolik Kabupaten Waykanan
Ramadhan Berkah Menjelang Idul Fitri 1446 H/2025 M Pemerintah Kampung Simpang Asam,Kecamatan Banjit, Merealisasikan BLT-DD Triwulan Pertama Tahun 2025 Dan Insentif Kampung Cair
Anggota Kodim 0427/Way Kanan Bersama Polres Way Kanan Bagikan Takjil untuk Masyarakat
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Telah Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Berita Terkait

Sabtu, 12 April 2025 - 13:49 WIB

Pangdam II/Sriwijaya Sambangi Kodim 0427/Way Kanan dalam Rangka Kunjungan Kerja

Senin, 7 April 2025 - 07:44 WIB

Pgs. Dandim 0427/Way Kanan Bersama Forkopimda Hadiri Panen Raya di Kecamatan Buay Bahuga

Senin, 7 April 2025 - 00:41 WIB

Agus Rianto, Menghadiri Acara Halal Bihalal: Yang Di Adakan Oleh Masyarakat Kampung Rantau Jaya, Kecamatan Banjit

Sabtu, 29 Maret 2025 - 11:25 WIB

Benidiktus Eko Setiawan Saragih Nahkodai Pemuda Katolik Kabupaten Waykanan

Jumat, 28 Maret 2025 - 11:24 WIB

Ramadhan Berkah Menjelang Idul Fitri 1446 H/2025 M Pemerintah Kampung Simpang Asam,Kecamatan Banjit, Merealisasikan BLT-DD Triwulan Pertama Tahun 2025 Dan Insentif Kampung Cair

Berita Terbaru