Banjit, Rakyat Pos Network”
Pemerintah Kampung Kemu, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, menggelar Rembug Stunting sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan penurunan angka stunting, kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kampung setempat, Jum’at 12/09/2025.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kampung Kemu, Bapak Rambat dan di hadiri oleh Sekcam Banjit Bapak Joni Helmi, SE., Ketua TP-PKK Kampung Kemu Ibu Wetti Elmiati S.Pd.i.,Babinsa Koramil 05/Banjit Koptu Yandri Susanto, Babinkamtibmas, Brigpol I Dewa Gede Wipra, S.H., Pendamping desa, Abdi Syarifuddin, SE (PD), Rahmat Basuki, S.Pd (PLD),Ketua BPK beserta anggotanya, Bidan Desa, beserta pihak dari UPT Puskesmas Banjit, dan Badan Penyuluh KB kecamatan Banjit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kader Posyandu dan Kader PKK kampung, yang utama tidak ketinggalan juga seluruh Aparatur Kampung Kemu.
Dalam sambutannya, Sekcam Banjit Bapak Joni Helmi, SE., sangat mengapresiasi dan bangga terhadap pemerintah kampung Kemu yang selalu berkomitmen dalam menanggulangi masalah stunting dan di bantu juga oleh seluruh elemen masyarakat yang turut aktif dalam rembug ini.
“Stunting adalah persoalan bersama, Dengan adanya rembug seperti ini, kita bisa menyusun langkah-langkah konkret agar anak-anak di wilayah Kampung Kemu terkhusus di wilayah Kabupaten Way Kanan ini memiliki masa depan yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Kemu, Bapak Rambat,” dalam kesempatan ini menegaskan bahwa rembug stunting bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk menyatukan masyarakat dalam memperhatikan tumbuh kembang nya anak,” ucapnya.
“Kami juga ingin memastikan anak-anak di kampung Kemu ini tumbuh sehat, cerdas, dan terbebas dari ancaman stunting, maka dari itu kami sebagai pemerintahan kampung bersama masyarakat akan terus bekerja sama mendukung program prioritas ini,” jelasnya.
Kami juga selalu menekankan pentingnya kebersamaan lintas sektor dalam menekan angka stunting terkhusus di wilayah kampung Kemu ini agar dalam upaya pencegahan stunting,kami juga berharap kepada masyarakat sekitarnya supaya semakin sadar akan pentingnya menjaga gizi anak sejak dini,”Ucapnya.
Dalam Rembug Stunting juga menghasilkan sejumlah kesepakatan, di antaranya peningkatan layanan posyandu, pemenuhan gizi seimbang melalui program pangan lokal, serta pendampingan bagi keluarga berisiko stunting.
Dengan terselenggaranya rembug stunting ini, diharapkan Kampung Kemu menjadi salah satu contoh kampung yang mampu menekan angka stunting dan mendukung terwujudnya generasi emas di Wilayah Kabupaten Way Kanan ini,” Tegasnya.
Penulis : Eka Saputra
Editor : Eka Saputra, Rakyat Pos id Andalas










