Way Kanan, Rakyat Pos Network”
Viral video dari masyarakat register 44, kecamatan negara batin, waykanan yang puluhan tahun tidak mendapatkan hak kewarganegaraan, dan meminta pemerintah memberikan hak kewarganegaraan, selasa 12, November 2024.
Belakang viral video di akun tiktok @japarrajja yang menceritakan tangisan 10.000 jiwa warga register 44 way kanan, yang selama puluhan tahun tidak mendapatkan hak kewarga negaraan seperti ktp, akte kelahiran, layanan kesehatan, pendidikan, listrik dan lainya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Video tersebut ramai dan mendapatkan respon dari berbagai pihak, salah satunya dari pengurus besar Himpunan mahasiswa islam ( PB HMI ).
PB HMI menurunkan tim kordinator untuk menyerap keluhan masyarakat di register 44.
Ari Permadi sebagai kordinator advokasi PB HMI saat di wawancara melalui handphone, mengatakan bahwa dirinya dan tim turun ke lokasi untuk memvalidasi kebenaran dari video tersebut.
Saat ditanya apakah PB HMI akan mengambil langkah aksi demonstrasi ?
Ari mengatakan untuk langkah-langkah kedepan tim advokasi PB HMI masih terus mengumpulkan fakta dan data, terkait untuk demonstrasi kita belum bisa simpulkan secara keseluruhan, masih panjang prosesnya kita sedang coba agendakan bertemu bupati way kanan, kadisdukcapil, BPN way kanan dan lain-lain untuk minta keterangan agar informasi yang didapat berimbang, setelah itu hasil advokasi akan kita laporkan dan kaji di PB HMI langkah selanjutnya mungkin nanti PB HMI akan gunakan pendekatan hukum atau jika memang sangat diperlukan bisa jadi menggunakan pendekatan massa atau demonstrasi,
Masyarakat yang tinggal di hutan register 44 Waykanan sekitar 10.000 jiwa, tanpa ada nya listrik, mereka seperti tinggal di negri orang karena tidak memiliki kewarganegaraan yang jelas, seperti KTP, Akte kelahiran, sehingga mereka kesulitan untuk mendapatkan hak seperti warga negara umum nya mereka kesulitan untuk mengurus pernikahan dan menyekolahkan anak.
Penulis : (**/)
Editor : Eka Saputra, Rakyat Pos id Andalas










