Banjit, Rakyat Pos Network”
Musrenbangkam (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kampung) tahun 2026 berfungsi sebagai forum penting untuk menampung dan memusyawarahkan aspirasi masyarakat, Kamis 11/12/2025.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kampung Simpang Asam” Anwar Sadat, dan dihadiri oleh Camat Banjit” Nasrullah Ali,S.Sos., beserta Tim Monev Kecamatan, Pendamping Desa Abdi Syarifuddin, SE (PD),Dedi Sholikin, S.Pd.I (PD), Lisdauwana, S.Pd (PLD), Ketua BPK beserta anggotanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak ketinggalan juga hadir dalam kegiatan tersebut, Pendamping PKH, Bidan Desa, pengurus BUMDES dan Pengurus KDMP, Babinsa Koramil 05/Banjit Serda Budi Santoso, Babinkantibmas Bripka Eko Heri Pranoto,S.H., Karang Taruna, Kader Posyandu dan Kader PKK, yang utama seluruh Aparatur Kampung Simpang Asam, Kecamatan Banjit.
Kepala Kampung Simpang Asam” Anwar Sadat, dalam Kesempatan ini membuka kegiatan Musrenbangkam sekaligus menjelaskan akan pentingnya Musrenbangkam sebagai sarana utama menampung aspirasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan kampung kedepannya,”Ucapnya.
“Musrenbangkam ini juga merupakan wadah bersama untuk menyalurkan usulan prioritas agar program yang akan dijalankan untuk tahun anggaran 2026 nanti benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Dan hasil musyawarah tersebut akan dirangkum menjadi Rencana Kerja Pemerintah Kampung (RKPK) Tahun Anggaran 2026 sebagai pedoman dan acuan kedepannya.
Dengan adanya forum ini, diharapkan perencanaan pengelolaan anggaran Dana Desa tahun 2026, dapat semakin terarah, berdaya guna, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Kampung Simpang Asam ini,” Tegasnya.
Dalam Kesempatan ini Camat Banjit Nasrullah Ali,S.Sos., menjelaskan musyawarah ini menyediakan ruang bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, kelompok perempuan, pemuda, dan kelompok rentan, untuk menyuarakan kebutuhan dan permasalahan yang mereka hadapi di kampung Simpang Asam ini,” Jelasnya.
Melalui musyawarah, masyarakat mendiskusikan masalah dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek yang paling sesuai dengan kebutuhan nyata warga dan potensi yang ada di kampung itu sendiri.
Kegiatan ini juga demi meningkatkan keterbukaan dan akuntabilitas pemerintah desa/kampung karena masyarakat terlibat langsung dalam perencanaan, pengawasan, dan evaluasi hasil pembangunan yang ada di wilayahnya,” Tambahnya.
Musrenbangkam ini juga merupakan pendekatan perencanaan pembangunan dari bawah ke atas (bottom-up) yang partisipatif,” Tegasnya.
Penulis : Eka Saputra
Editor : Eka Saputra, Rakyat Pos id Andalas
Sumber Berita : Pemerintah Kampung Simpang Asam, Kecamatan Banjit










