Heboh Spanduk ‘Malang Tolerant City Not Halal City’, Ada Apa?

- Jurnalis

Kamis, 17 Februari 2022 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk bertuliskan ‘Malang Tolerant City Not Halal City’ membuat heboh netizen karena terpasang di depan Balai Kota Malang, Gedung DPRD Kota Malang dan bundaran Alun-alun Tugu, Kota Malang. Spanduk ini terpasang pada Rabu, 16 Februari tetapi saat ini sudah hilang.
Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Harvad Kurniawan mengatakan, sampai saat ini Kota Malang belum memiliki Peraturan Daerah tentang halal city. Dia mengkritik Wali Kota Malang Sutiaji yang sempat melontarkan pernyataan terkait Malang Halal. 
“Wacana halal city yang dilontarkan oleh wali kota menjadi bukti wali kota Malang gagal paham sejarah dan hukum. Kalau pun wali kota Malang akan mengusulkan perda tersebut maka saya di garda terdepan yang akan menolak selaku wakil ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda),” kata Harvad, Kamis, 17 Februari 2022.
Harvard mengatakan, Kota Malang selama ini dikenal sebagai kota yang kondusif dalam menjalankan toleransi kehidupan bermasyarakat. Menurutnya Kota Malang juga menjadi salah satu kota di Indonesia yang selalu menjunjung pluralisme. Berada di urutan kedua sebagai kota toleransi. Untuk itu dia meminta Wali Kota Malang lebih berhati-hati dalam melontarkan pernyataan. 
“Menurut saya Wali Kota Malang lupa jika Kota Malang peringkat 2 sebagai kota yang menjunjung toleransi. Kenapa wacana yang di lontarkan malah ingin men-downgrade Kota Malang sebagai kota nomor 2 menjunjung toleransi,” ujar Wakil ketua Dewan Pakar PD KAHMI Kota Malang itu.
Tanggapan Wali Kota
Wali Kota Malang, Sutiaji hanya menjawab singkat saat ditanya terkait heboh pemasangan spanduk menolak gagasan Malang City Halal. Menurutnya, dalam visi Malang Bermartabat ada 4 misi yang mereka usung. Salah satunya, mewujudkan kota yang rukun dan toleran berazaskan keberagaman dan keberpihakan terhadap masyarakat rentan dan gender. 
Jika merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang. Dalam mewujudkan Kota Malang sebagai Kota Bermartabat. Ada 6 program yang diusung kepemimpinan Sutiaji, yakni Malang City Heritage, Malang 4.0, Malang Creative, Malang Halal, Malang Services dan Malang Nyaman. 
“Itu semua (Malang Halal) ada di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” tutur Sutiaji.
Sumber: viva
Foto: Spanduk ‘Malang Tolerant City Not Halal City’ terpasang di Gedung DPRD/Sumber :VIVA/Lucky Aditya
RakyatPos Network | rakyatpos.id

Berita Terkait

Bantuan Pangan Beras Tiga Bulan Disalurkan di Kampung Argomulyo, Kecamatan Banjit
Mabes TNI Penyuluhan Tentang Cegah Karhutla Di Wilayah Kecamatan Banjit
Bursa Ketua IJTI Korda Barat: Jurnalis Garuda TV Serahkan Berkas Pendaftaran
Polda Bengkulu Tengah Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional – Tribrata News Bengkulu
Kapolsek Batu Bara Hadiri Penyerahan Remisi HUT ke-81 RI di Lapas Labuhan Ruku – RakyatPos.id
HUT RI ke-81, Polairud Polda Aceh Kibarkan Bendera Merah Putih di Dasar Laut Krueng Raya
Polres Kepahiang Amankan Kompetisi Drumband Pelajar, Meriah HUT RI ke-81 – Tribrata News Bengkulu
Kapolres Pematangsiantar Pimpin Upacara Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 RI di Taman Makam Pahlawan – RakyatPos.id

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:05 WIB

Bantuan Pangan Beras Tiga Bulan Disalurkan di Kampung Argomulyo, Kecamatan Banjit

Senin, 7 September 2026 - 20:48 WIB

Mabes TNI Penyuluhan Tentang Cegah Karhutla Di Wilayah Kecamatan Banjit

Kamis, 3 September 2026 - 11:42 WIB

Bursa Ketua IJTI Korda Barat: Jurnalis Garuda TV Serahkan Berkas Pendaftaran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Kapolsek Batu Bara Hadiri Penyerahan Remisi HUT ke-81 RI di Lapas Labuhan Ruku – RakyatPos.id

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:20 WIB

HUT RI ke-81, Polairud Polda Aceh Kibarkan Bendera Merah Putih di Dasar Laut Krueng Raya

Berita Terbaru

Al Jazeera - LIVE