Heran dengan Analogi Azan dan Gonggongan Anjing, Fraksi PAN: Orang yang Tidak Salat Saja Masih Menghormati Azan, Menteri Agama Kan Santri?

- Jurnalis

Sabtu, 26 Februari 2022 - 00:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PAN di DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tentang analogi suara azan yang bersahutan dengan gonggongan anjing bisa melukai perasaan umat Islam.
Menurut Saleh, banyak pihak yang mempersoalkan pernyataan menteri yang kondang dengan panggilan Gus Yaqut itu.
“Masyarakat telah bereaksi, malah di media sosial dibahas dengan beragam komentar miring,” kata Saleh, Kamis (24/2).
Mantan ketua umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu mengatakan suara azan adalah seruan dan ajakan untuk melaksanakan salat.
“Orang yang tidak salat saja, masih menghormati azan. Ada banyak kegiatan dan aktivitas yang sengaja dihentikan sementara ketika suara azan berkumandang,” kata Saleh.
Oleh karena itu, Saleh merasa heran dengan pernyataan Menag Yaqut.
Sebagai alumnus pesantren, menteri asal Rambang, Jawa Tengah, itu tidak sepatutnya membandingkan azan dengan gonggongan anjing.
“Menteri agama, kan, santri, kenapa malah membandingkan panggilan salat tersebut dengan gonggongan anjing?” kata Saleh.
Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan kebijakannya tentang pengaturan penggunaan pelantang suara di masjid yang menuai protes.
Gus Yaqut mengatakan pengaturan itu bertujuan agar hubungan antarumat beragama lebih harmonis.
“Kita bayangkan, saya muslim, saya hidup di lingkungan nonmuslim, kemudian rumah ibadah mereka membunyikan TOA sehari lima kali dengan keras secara bersamaan, itu rasanya bagaimana?” ucap Yaqut di Pekanbaru, Riau, Rabu (23/2).
Dia juga menggunakan analogi lain tentang warga di perumahan yang tetangganya memiliki anjing.
“Tetangga kita, kiri, kanan, depan, belakang, pelihara anjing semua, misalnya, menggonggong di waktu yang bersamaan, kita terganggu tidak? Artinya semua suara-suara harus kita atur agar tidak menjadi gangguan,” tutur Yaqut.
Sumber: fajar
Foto: Ketua Fraksi PAN di DPR RI Saleh Partaonan Daulay/Net

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru