Koalisi Rezim Jokowi Diprediksi 'Pecah' di Pilpres 2024, Refly Harun: Tangan Oligarki Bisa Ciptakan Calon Boneka!

- Jurnalis

Kamis, 17 Februari 2022 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Rezim Jokowi Diprediksi 'Pecah' di Pilpres 2024, Refly Harun: Tangan Oligarki Bisa Ciptakan Calon Boneka!

RakyatPos.IDWakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani mengatakan jika kubu pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin bisa saja terpecah pada Pilpres 2024 mendatang. 

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Arsul, dengan pecahnya koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, bukan tidak mungkin akan muncul lebih dari dua pasangan calon presiden dan wakil presiden. 

Menyoroti hal tersebut, Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun pun menilai PPP bisa menjadi faktor determinatif apabila bersedia ‘membakar diri’ dengan keluar dari kubu pendukung Jokowi.

Ia menyebut bahwa PPP bisa menggandeng PKS dan Partai Demokrat untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2024. 

Sementara itu, menurut pandangan Refly Harun, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri nampaknya akan tetap mencalonkan Puan Maharani dan Prabowo Subianto, sehingga PDIP dan Gerindra bisa menjadi satu poros.

“Kalau misalnya katakanlah Megawati kukuh mencalonkan Puan Maharani dan Prabowo, maka Puan Maharani dan Prabowo sudah cukup menjadi satu poros,” kata Refly Harun, dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, pada Rabu 16 Februari 2022. 

Tak hanya itu, kata Refly, Golkar juga bisa maju dengan menggandeng PKB dan Nasdem. 

Refly menilai, apabila terdapat lebih dari dua calon pasangan capres dan cawapres, maka akan tercipta Pilpres yang lebih murni dan calon pun akan lebih baik.

Namun, berbeda halnya apabila terjadi campur tangan oligarki untuk mengajukan pasangan calon. 


“Tapi kalau ada tangan oligarki yang bisa mencengkeram semua partai yang ada di istana saat ini, sudah, the game is over,” terangnya. 

“Mereka bisa ciptakan dua pasangan calon dan itu calon boneka atau suruh berkelahi tapi hanya di antara mereka, dan sisanya bagi-bagi kekuasaan,” ungkap Refly. 

Lebih lanjut, Refly juga menjelaskan skenario terburuk di mana muncul empat pasangan calon, salah satunya adalah Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). [RakyatPos.ID/terkini]

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru