Perpanjang Masa Jabatan Presiden, Biar Gibran Bisa Nyapres?

- Jurnalis

Jumat, 25 Februari 2022 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Partai mulai mewacanakan perpanjangan masa jabatan presiden hingga tahun 2027, diantaranya adalah PKB dan PAN yang secara terang-terangan mendukung, lalu Golkar dan Nasdem yang sudah memberi sinyal seolah sejalan dengan pendapat tersebut.
Komunikolog Politik Nasional Tamil Selvan secara tegas mengatakan bahwa, perpanjangan masa jabatan presiden adalah ‘new nepotisme’, karena menurutnya tidak ada alasan yang jelas secara konstitusi untuk mendukung langkah tersebut.
“Kita jangan berdalih masalah covid, luar negeri juga pemilu kok. Lalu pilkada kemarin bisa kita laksanakan. Jadi ini hanya cari-cari pembenaran bagi kelompok yang berkuasa untuk membentuk absolutisme kekuasaan, ini jelas nepotisme gaya baru,” terang Ketua Forum Politik Indonesia ini kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/2).
Pengamat dan kritikus yang akrab disapa Kang Tamil ini menduga bahwa perpanjangan masa jabatan presiden hanya sebuah langkah agar Gibran bisa masuk bursa cawapres. Sebab jika pilpres diadakan tahun 2024 usia Gibran belum mencukupi, namun jika pilpres diundur hingga 2027 dimana Gibran tepat berusia 40 tahun maka secara konstitusi Walikota Solo itu bisa dicalonkan sebagai wakil presiden.
“Saya melihat ada arah agar Gibran bisa masuk bursa Cawapres, sehingga dipaksakan perpanjangan ini. Jadi saya bertanya ada apa ini sehingga seolah trah Jokowi harus dipaksakan terus menjabat?” jelasnya.
Disisi lain Kang Tamil mengatakan bahwa dengan perpanjangan masa jabatan presiden ini, artinya Jokowi tidak percaya kepada para calon presiden yang muncul saat ini untuk dapat meneruskan proyeksinya kedepan, termasuk pun para calon dari PDIP yang merupakan partainya sendiri.
“Ini juga mengambarkan bahwa Jokowi tidak percaya pada calon yang ada saat ini, termasuk Puan Maharani dan Ganjar Pranowo yang sama-sama dari PDIP. Tentu ini juga harus jadi parameter Gerindra bahwa belum tentu Jokowi akan mendukung Prabowo. Saya lihat Prabowo akan dikecewakan Jokowi kembali sama seperti 2014,” tutupnya.
Sumber: rmol
Foto: Presiden Joko Widodo dengan Gibran Rakabuming/Net

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru