Prabowo Borong 42 Jet Tempur Rafale, Eks KSAU: Waktu yang Tepat!

- Jurnalis

Kamis, 17 Februari 2022 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim menyebut, pembelian 42 jet tempur Dassault Rafale oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) berada di waktu yang tepat. Pasalnya, kata Chappy, seluruh pabrikan di dunia memang sedang melakukan cuci gudang.
“Sekarang adalah saat yang tepat untuk membeli pesawat fighter jet aircraft. Seluruh pabrik pesawat terbang tempur di permukaan bumi ini memang tengah cuci gudang alias menjual obral produknya,” ujar Chappy, dalam diskusi virtual bertajuk ‘Menyongsong Pesawat Rafale” yang digelar oleh Pusat Studi Air Power Indonesia, Kamis (17/2/2022).
Chappy pun mengapresiasi langkah yang diambil oleh Menhan Prabowo Subianto. Menurut dia, pembelian puluhan jet tempur multi-peran itu telah memecahkan rekor terbanyak selepas Tahun 1965.
“Pembelian sekaligus jumlah 42 jet tempur canggih dapat dikatakan memecahkan rekor jumlah pembelian pesawat terbang tempur sepanjang sejarah Indonesia pasca 1965,” ungkapnya.
Lebih jauh disampaikan dia, dalam dua dekade terakhir, pabrik pesawat tempur canggih berada dalam dua pilihan, yakni terus mengembangkan pesawat tempur atau beralih kepada pengembangan pesawat tanpa awak atau drone.
Dia mengatakwn, yang harus dipahami dalam hal ini adalah bahwa pesawat terbang hanyalah salah satu sub sistem dari sebuah sistem besar bernama sistem pertahanan udara. Adapun sistem pertahanan udara merupakan bagian integral dari sistem nasional daripada pertahanan negara.
“Dengan demikian proses pengadaan pesawat terbang tempur pada hakikatnya sebuah upaya meningkatkan kemampuan sistem pertahanan udara nasional,” ujarnya.
Sekadar informasi, sebanyak 36 unit jet tempur Dassault Rafale segera merapat ke Indonesia dalam waktu dekat. Puluhan pesawat tempur generasi 4,5 itu akan tiba setelah Indonesia berhasil menjalin kesepakatan akuisisi 6 unit pesawat buatan Prancis.
Hal itu diungkap Prabowo setelah menandatangani kontrak bersama Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Florence Parly, di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat hari ini, Kamis 10 Februari 2022.
“Kita mulai hari ini dengan tanda tangan kontrak pertama untuk 6 pesawat yang akan disusul dalam waktu dekat dengan kontrak untuk 36 pesawat lagi,” ujar Prabowo.
Dengan demikian, maka jumlah keseluruhan pesawat tempur yang akan diakuisisi Indonesia menjadi 42 unit.
Sumber: okezone
Foto: Menhan Prabowo Subianto/Net

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru