WHO: Butuh Rp444 Triliun Untuk Hindari Pandemi Berikutnya

- Jurnalis

Jumat, 18 Februari 2022 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WHO: Butuh Rp444 Triliun Untuk Hindari Pandemi Berikutnya


RakyatPos.IDDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut dibutuhkan dana sebesar US$31 miliar per tahun atau setara Rp444 triliun (kurs Rp14.325) per tahun untuk menghindari pandemi berikutnya di masa depan.


ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terbukti pembiayaan masing-masing elemen ini membutuhkan investasi besar yang kami perkirakan US$31 miliar per tahun,” ungkapnya pada seminar G20 bertajuk Strengthening Global Health Architecture, Kamis (17/2).

Menurut dia, dana tersebut digunakan untuk 5 elemen. Pertama, pengawasan, kolaborasi, dan peringatan dini. 

Ia menyebut contoh konkretnya adalah pembentukan WHO Hub untuk pandemi dan endemi yang ada di Berlin, Jerman.

Kedua, pendanaan untuk riset prioritas dan akses ke kesehatan yang adil untuk negara-negara di dunia. 

Ketiga, membangun komunitas yang tangguh lewat peningkatan akses kesehatan dan jaminan sosial.

Keempat, intervensi kesehatan yang aman dan terukur, serta sistem kesehatan yang tangguh untuk menyelamatkan nyawa. 

Kelima, pendanaan kesiapsiagaan pandemi, koordinasi strategi dan respons, serta operasi darurat.

“Kami memperkirakan US$20 miliar akan berasal dari sumber pembiayaan domestik. Sehingga terdapat kekurangan US$10 miliar dolar setiap tahunnya,” terang dia.

Kendati begitu, Tedros menekankan bahwa pandemi covid-19 yang ada di depan mata harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum membicarakan cara menghindari pandemi selanjutnya.

Dari hitungan dia, terdapat US$16 miliar atau Rp229,2 triliun gap pembiayaan di antara negara kaya dan miskin di dunia. 

Ia menjelaskan dana tersebut dibutuhkan untuk menyediakan vaksin dan penyembuhan covid-19 di seluruh dunia.

“Kita tidak bisa membiarkan ini mengalihkan perhatian dari masa sekarang, kita tidak bisa mencegah pandemi di masa depan jika kita tidak bisa mengakhiri yang satu ini. Kita harus sangat serius untuk yang satu ini,” pungkasnya. [RakyatPos.ID/cnn]

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru