Puan Maharani Gagas Islam Merah Putih, Warganet: Nabinya Siapa?

- Jurnalis

Sabtu, 30 April 2022 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konsep Islam Merah Putih yang digagas oleh Ketua DPR Puan Maharani mendapat tanggapan dari Dokter Eva Sri Diana.
Menurut Dokter Eva, Islam Merah Putih dinilai sebagai sesuatu yang aneh dan ia tidak setuju dengan gagasa tersebut.
“Ada vaksin nusantara, ada vaksin merah putih. Ngga mau kalah sekarang, ada Islam nusantara, ada Islam merah putih. Pertanyaannya, yang ngajarin pembagian malaikat mana ya?” kata Dokter Eva melalui akun Twitter @_Sriadiana_3va, dikutip Hops.ID Sabtu 30 April 2022.
Dokter Eva pun meminta agar konsep Islam merah putih sebaiknya dihentikan. Karena hal itu bernuansa politisasi terhadap agama Islam.
“Islam hanya satu, nggak usah dipolitisasi. Ntar dicekal malaikat Izroil. Mau sakratul mautnya macet?” kata Dokter Eva.
Sontak saja cuitan Dokter Eva itu langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak di antara mereka juga heran dengan konsep Islam merah putih. 
“Kitab sucinya apa ya? Pakai bahasa apa? Kiblat kemana? Naik haji kemana? Nabinya siapa? Kalau masih sama, kok ribet amat bikin yang baru. Kecuali punya Kitab Suci sendiri, kiblat sendiri dah nabi sendiri,” kata warganet.
“Islam merah putih ajaran siapa ya, kitab sucinya apa? Setahu saya islam itu cuman islam rahmatan lil alamin yang kitab sucinya Al-Quran,” kata warganet.
“Ketika politisi melarang politik identitas tapi mereka sendiri sedang membuat identitas dengan mempolitasi agama,” kata warganet.
“Inilah pokitik jual agama, sebenarnya mereka gak paham Islam. Tapi ingin jual Islam dan ditukar dengan kekuasaan (dunia),” kata warganet.***
Sumber: hops
Foto: Ketua DPR Puan Maharani/Net

RakyatPos Andalas

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru