Sadis! Kakek Tua Renta Tewas Dicangkul Usai Pulang Sholat karena Dituduh Santet

- Jurnalis

Sabtu, 30 April 2022 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang kakek di Jember tewas dibunuh oleh tetangganya sendiri karena dituduh dukun santet. Padahal, peristiwa ini terjadi karena dendam lama pelaku kepada korban yang diketahui bernama Edi (65).
Babinsa Patrang, Aipda Basuki Mulyo Nugroho mengatakan, korban tewas dianiaya dengan ketapel, gagang cangkul dan senjata tajam, hingga tewas.
Selain itu, cucu korban yang bernama Aldi (15) ikut dibacok tersangka karena mencoba melerai. Peristiwa ini pun langsung menggegerkan Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Jember.
“Sang kakek meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan selama tiga jam di rumah sakit. Sedang cucunya, saat ini masih dirawat di RS Dr Seoebandi Jember,” katanya, Jumat (29/4/2022).
Dijelaskan dia, perseteruan korban dengan pelaku yang bernama Nur alias Dullah (40) sebenarnya sudah lama. Bahkan, membuat Dullah akhirnya menyimpan demdam kepada korban yang dituduh sebagai dukun santet.
“Jadi pelaku melampiaskan dendamnya dengan menuduh korban dukun santet. Pelaku menghabisi korban dengan parang, saat korban pulang sholat dari masjid bersama dengan cucunya Aldi,” sambungnya.
Kepada petugas, Dullah mengaku disantet oleh korban. Dia mengaku sering merasa sakit perut. Padahal, menurut keterangan dokter, pelaku mengalami sakit perut biasa dan bukan karena santet.
Usai keluar dari masjid, korban dan cucunya yang pulang ke rumah diadang. Dengan membawa parang, pelaku langsung menyerang korban di pinggir jalan desa yang berada tidak jauh dari rumahnya hingga bersimbah darah. Melihat korbannya sudah tidak berdaya, pelaku langsung melarikan diri. Namun, akhirnya berhasil ditangkap polisi.
Sementara itu, Masedi, anak korban meminta pelaku dihukum berat karena telah menganiaya orang tuanya hingga tewas. Saat ini, jenazah korban sudah dimakamkan di TPU kelurahan setempat.
Sumber: okezone
Foto: Lokasi kejadian pembunuhan/Foto: MNC Media

RakyatPos Andalas

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru