“Rakyat Pos Network, “Sidang Isbat penentuan 1 Ramadhan 1443 H digelar oleh Kementrian Agama (Kemenag) seperti yang diamanahkan oleh fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 Tahun 2004 tentang Penetepan Awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijah.
Di Indonesia ada dua metode yang sering digunakan untuk menentukan 1 Ramadhan 1443 H, yaitu metode hisab wujudul hilal dan rukhyatul hilal.
Seperti yang kita tahu organisasi Islam Muhammadiyah telah menentukan awal 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada hari Sabtu, 2 April 2022. Sedangkan Pemerintah sendiri melalui Kemenag melalui Sidang Isbat memutuskan 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada 3 April 2022.
Alhamdulillah hasil sidang Isbat penetapan 1 Ramadhan 2022 telah keluar. Sesuai arahan pemerintah setelah pemantauan hilal di 101 titik di Indonesia.
Sesuai sidang Isbat, pemerintah menerapkan 1 Ramadhan 2022 jatuh pada tanggal 3 April 2022.
Jika melihat proses dari sejumlah rangkaian sidang Isbat penentuan 1 Ramadhan 2022 atau 1443 H.
Agenda awal pemaparan posisi hilal berdasarkan hasil hisab atau perhitungan astronomi puasa Ramadhan jatuh pada tanggal 3 April 2022.
Hal itu dikatakan Profesor Riset Astronomi-Astrofisika, Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin dalam blog pribadinya, Jumat 1 April 2022.
Menurut mantan Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) tersebut tidak mungkin hilal terlihat pada hari ini, Jumat 1 April 2022.
Garis tanggal tinggi 2 derajat (antara arsis biru dan putih) sedikit di sebelah barat wilayah Indonesia. Artinya, sangat tidak mungkin akan terlihat hilal pada 1 April di wilayah Indonesia,” ujar Thomas Djamaluddin.
Sementara itu, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) mengeluarkan kriteria imkan rukyah hilal Nahdlatul Ulama melalui Surat Keputusan LF PBNU No. 001/SK/LF–PBNU/III/2022 Tentang Kriteria Imkan Rukyah Nahdlatul Ulama.
Lembaga Falakiyah dalam lampiran surat keputusannya menyebut ketinggian hilal awal Ramadhan 1443 H minimal 3 (tiga) derajat.
Tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi hilal minimal 6,4 derajat,” demikian bunyi SK tersebut, dikutip Jumat 1 April 2022.
Sehingga, penetapan 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada tanggal 3 April 2022. Sebab, kriteria hilal yang ada di di Indonesia tidak memenuhi kriteria. (*Eka Saputra*)