Kabarnya Menteri Pembikin Heboh Kena Reshuffle 15 Juni

- Jurnalis

Selasa, 14 Juni 2022 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isu reshuffle kabinet kembali berhembus untuk kesekian kalinya. Namun kali ini, isu reshuffle kabinet akan dilakkukan Presiden Jokowi pada 15 Juni 2022 mendatang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun RMOL (jaringan PojokSatu.id), ada beberapa menteri yang disebut akan di reshuffle.
Mereka diantaranya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Perdagangan M. Lutfhi.
Sayangnya, hingga berita ini ditulis, belum ada informasi sahih yang membenarkan informasi tersebut.
Sementara, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid yang dikonfirmasi tidak membenarkan sekaligus tidak membantah isu reshuffle kabinet 15 Juni.
“Sayup-sayup (isu reshuffle) terdengar,” tuturnya, Senin (13/6/2022).
Akan tetapi, Wakil Ketua MPR RI ini menegaskan bahwa soal resfhuffle kabinet adalah sepenuhnya hak prerogatif presiden.
PKB, kata dia, sepenuhnya menghormati keputusan presiden soal reshuffle kabinet.
“Ini sudah bolak-balik isu ini muncul. Bagi PKB jelas ini kewenangan presiden,” tegasnya.
Kendati demikian, Jazilul berharap, jika benar ada reshuffle agar tidak menambah beban bagi menteri yang masuk atau yang keluar.
Sebab, hal itu malah akan menambah persoalan baru di tengah krisis global yang masih berkecamuk dan berdampak ke Indonesia.
“Karena kan pasti namanya reshuffle itu kan ada dampaknya buat menteri yang diganti atau menteri yang mengganti,” kata dia.
Lalu, bagaimana dengan para menteri asal PKB di Kabinet Indonesia Maju?
“Aman…aman…,” tandas Jazilul.
Sementara, berdasarkan hasil survei terbaru Charta Politika Indonesia menunjukkan, 63,1 persen responden setuju jika Jokowi melakukan reshuffle.
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menyatakan, tendensi ituterlihat dari selisih atau jarak antara kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan yang berada pada angka 68,4 persen.
Sementara tingkat kepuasan publik terhadap kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju saat ini berada pada angka 53,5 persen.
Padahal, menteri secara operasional menjalankan tugas-tugas pemerintahan.
“Ketika kepercayaan publik ke pemerintah turun, menterinya turun lebih jauh lagi. Ketika tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah naik, kepuasan terhadap menteri tetap segitu-segitu saja,” ucap Yunarto, Senin (13/6/2022).
Sementara, publik yang setuju Presiden Jokowi melakukan reshuffle cukup besar mencapai 63,1 persen.
“Jauh dari yang menyatakan tidak setuju, hanya 24,3 persen,” bebernya.
Sumbe: pojoksatu
Foto: Presiden Jokowi bersama jajaran Kabinet Indonesia Maju. Foto ist

| RakyatPos.ID

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru