Pujian Jokowi kepada Heru Budi soal Sodetan Ciliwung Bikin Anies Dihujat, NasDem Bongkar Fakta Lain | RakyatPos Andalas

- Jurnalis

Kamis, 26 Januari 2023 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan menjadi trending topik di Twiiter hingga Kamis (26/1/2023) pagi.
Trendingnya Anies Baswedan berkaitan dengan pujian Presiden Joko Widodo kepada PJ Gubernur DKI, Heru Budi Hartono mengenai sodetan Ciliwung.
Jokowi memuji proyek itu kini berjalan, setelah mangkrak sejak enam tahun.
Padahal, pada 2021 lalu, Kementerian PUPR sudah menyatakan bahwa proyek itu berjalan.
Akibat pernyataan Jokowi, Anies menjadi bulan-bulanan hatter.
Sementara, pendukung Anies membela dengan membeberkan sejumlah fakta lain yang bertolak belakang dengan pernyataan Jokowi.
Di sisi lain, Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, menyebut proyek sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) Jakarta Timur, yang dipuji Presiden Jokowi, sebetulnya hasil kegiatan dari anggaran kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan (2017-2022).
Hal itu diungkapkan anggota Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta Hasan Basri Umar menanggapi pujian Presiden RI Joko Widodo kepada Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono soal proyek tersebut.
“Pak Heru memang pelaksanaannya, tapi kan anggarannya kami setujui dari zamannya Pak Anies. Jadi anggaran berjalan ini sudah disusun tahun lalu,” kata Hasan pada Selasa (24/1/2023).
Menurutnya, pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari APBD DKI Jakarta memang tak bisa dilaksanakan secara instan.
Kata dia, perlu ada beberapa tahapan, mulai dari perencanaan anggaran, pencairan alokasi anggaran, hingga pelaksanaannya.
“Proses pengerjaannya kan bertahap. Mungkin sebelum ini sudah ada pelaksanaannya cuma belum selesai saja, begitu,” ujar anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini.
Diketahui, Presiden RI Jokowi mengaku terkesan atas kerja Heru yang baru menjabat tiga bulan ini. Sebab, proyek sodetan mangkrak selama enam tahun terakhir.
Setelah Heru menjabat, Pemprov DKI langsung melakukan pembebasan lahan sejumlah bidang permukiman warga yang menjadi area outlet sodetan. Dengan kata lain, mangkraknya pembangunan sodetan Ciliwung terjadi di era mantan Gubernur DKI Anies Baswedan.
Presiden Jokowi sanjung Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang dianggap telah berhasil melanjutkan proyek pengendalian banjir Jakarta sodetan Ciliwung. Jokowi mengaku kagum dengan cara pendekatan Heru yang bisa merelokasi warga di sekitar proyek sodetan Ciliwung hanya dalam waktu 1,5 bulan saja. 
“Sodetan Ciliwung yang sudah berhenti 6 tahun ini kemarin satu setengah bulan telah dibebaskan lahan di sini, sehingga bisa dimulai lagi pengeborannya dan kita harapkan nanti di April insyaallah sudah selesai,” kata Jokowi.
Pujian Jokowi 
Presiden Jokowi mengunjungi proyek sodetan Ciliwung, Banjir Kali Timur atau BKT Jakarta Timur yang sempat terbengkalai pembangunannya di era Anies Baswedan.
Saat meninjau proyek sodetan Ciliwung, Jokowi singgung soal salah satu proyek pengendali banjir yang menurutnya sempat terhenti selama enam tahun atau selama di era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Peninjauan sodetan Ciliwung itu dilakukan Jokowi pada Selasa (24/1/2023).
Dalam video yang diunggah Youtube Sekretariat Presiden terlihat Jokowi ditemani oleh Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Dalam peninjauan tersebut, Jokowi mengungkapkan bahwa saat ini ia kembali ke Ciliwung tepatnya ke permasalahan utama banjir Jakarta.
Menurut Jokowi, penyelesaian banjir Jakarta harus diselesaikan dari hulu ke hilir. Dari hulu, ia sudah meresmikan dua bendungan yang terletak di Ciawi dan Sukamahi.
Kemudian, dari hilir kini sudah dimulai kembali pembangunan sodetan Ciliwung. Sodetan Ciliwung ini kata Jokowi sempat tertunda pembangunannya selama enam tahun lamanya atau sejak tahun 2017 lalu.
Kata Jokowi, saat ini proyek raksasa sodetan Ciliwung memulai kembali pembangunan.
Diprediksi sodetan tersebut akan selesai pada April 2023 mendatang.
“Sebentar lagi selesai April, sodetan Ciliwung yang sudah berhenti 6 tahun,” ucap Jokowi.
Kata Jokowi, dimulainya kembali proyek sodetan Ciliwung lantaran Pemprov DKI Jakarta berhasil merelokasi warga hanya dalam waktu 1,5 bulan lamanya.
Diyakini dengan adanya sodetan Ciliwung, banjir Jakarta akan lebih mudah dikendalikan. Sebab, sodetan ini apabila sudah dibuka bisa menyedot 33 meter kubik air perdetik untuk Siaga 4 dan 63 meter kubik air perdetik untuk siaga 1.
Sodetan Ciliwung memiliki luas 3,25 meter di masing-masing ruasnya yang terbentang di sepanjang 1,3 km.
Sumber: tribunnews
Foto: Presiden Jokowi sanjung Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang dianggap telah berhasil melanjutkan proyek pengendalian banjir Jakarta sodetan Ciliwung. Jokowi mengaku kagum dengan cara pendekatan Heru yang bisa merelokasi warga di sekitar proyek sodetan Ciliwung hanya dalam waktu 1,5 bulan saja/Tangkapan video youtube sekretariat presiden

RakyatPos Andalas

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru