Kepala BNPT: KKB di Papua Teroris, TNI Enggak Perlu Ragu Hadapi Mereka | RakyatPos Andalas

- Jurnalis

Selasa, 14 Februari 2023 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar, menilai kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua bisa dikategorikan sebagai kasus terorisme. 
KKB, kata mantan Kapolda Papua itu, selain anti-NKRI dan tidak mengakui Pancasila, juga melakukan kekerasan ekstrem yang menyebabkan banyak orang gugur.
“Jadi mereka (KKB) itu memberikan efek ketakutan meluas. Jadi dalam rapat itu, BNPT yang usul KKB jadi teroris,” kata Boy dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, di Senayan, Jakarta, Senin (13/2).
Dalam penindakannya, Boy menyebut BNPT akan berkoordinasi dengan TNI-Polri. Sebab para KKB ini juga sudah mengganggu kedaulatan negara.
“Ada dimensi pertahanan yang sebenarnya TNI enggak perlu ragu menghadapi mereka. Memang kita kedepankan semangat penegakan hukum, karena isu pelanggaran HAM kencang dan jadi komunitas politik internasional, dan mereka [KKB] berlindung dalam HAM sejumlah negara,” ucap Boy.
“Tapi kita tidak gentar. Baik itu hukum pidana atau terorisme harus dilakukan [penindakan]. Kalau kita biarkan juga terjadi pelanggaran HAM, abuse of power,” 
– Boy Rafli.
Boy menuturkan, pihak BNPT butuh pasukan profesional untuk bisa menghadapi KKB Papua. Apalagi kondisi geografis di Papua membutuhkan skill lebih.
“Kita butuh pasukan profesional yang dapat menindak tegas tapi terukur, namun waspada karena kondisi geografis Papua itu pada umumnya perlu skill. Cuaca dingin, Papua luas,” ungkap Boy.
Saat ini, kata Boy, BNPT sudah berkomunikasi dengan TNI-Polri sebagai lembaga penegakan hukum. Sehingga tindakan terukur negara terhadap KKB bisa dilakukan oleh tim yang memang kompeten.
“Karena para KKB ini seolah menyatu dengan masyarakat. Nah jangan sampai masyarakat yang tidak tahu masalah ini jadi korban,” tutupnya.
Sebelumnya, KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman menyebut ia akan menemui pasukan khusus yang ikut dalam misi penyelamatan pilot Susi Air yang disandera KKB Papua. Di kesempatan itu, Dudung berpesan agar pasukan yang diberangkatkan juga menjaga masyarakat sekitar dari ancaman dan intimidasi KKB.
“Saya akan ke Halim, akan melihat pasukan yang akan berangkat ke Papua, saya akan berikan moril kepada mereka agar melaksanakan tugas dengan baik,” kata Dudung usai menghadiri rapat pimpinan TNI AD di Mabes TNI AD, Jakarta.
Sumber: kumparan
Foto: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar/Net

RakyatPos Andalas

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru