Rocky Gerung Sebut Jokowi Mempertahankan Kekuasaan dengan Penipuan Politik | RakyatPos Andalas

- Jurnalis

Kamis, 16 Februari 2023 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rocky Gerung atau kerap disapa Bung Rocky merupakan aktor intelektual yang juga pengamat politik membeberkan cara Jokowi mempertahankan kekuasaan.
Menurut Rocky Gerung, Presiden Jokowi mempertahankan kekuasaanya dengan melakukan penipuan-penipuan politik, seperti yang terlihat saat sekarang ini.
“Jadi permainan politik ini, ya sebut saja penipuan politik bukan sekedar permainan politik, itu akan dihitung sebagai cara Jokowi mempertahankan kekuasaan,” ucap Rocky Gerung dikutip harianhaluan.com dari kanal Youtube pribadinya, Rabu, 15 Februari 2023.
Adapun penipuan politik tersebut diamatinya dari langkah presiden, yang menunjuk PLT dalam menggantikan kepala daerah yang telah habis masa jabatannya.
Ada sekitar 60 persen dari kepala daerah di seluruh Indonesia saat ini, kepala daerahnya digantikan oleh PLT yang dipilih oleh presiden Jokowi.
Menurutnya, PLT tersebut tidak memiliki legitimasi, karena tidak dipilih lansung oleh masyarakat. Penunjukkan PLT tersebut dinilainya sudah melanggar konstitusi dan hanya menjadi alat politik bagi Jokowi.
“Jadi tetap, sebetulnya Presiden Jokowi ya dia mau tunda pemilu ada alatnya yaitu para PLT-is ini, yang nantinya akan sosialisasi ke daerah, apa makna dari penundaan pemilu,” sebut Bung Rocky.
“Demikian juga kalau dipakai untuk memenangkan calon dari Presiden, modelnya sama,” tambahnya.
Penunjukan PLT kepala daerah dengan jabatan yang hampir 2,5 tahun itu dinilainya sangat tidak masuk akal dan berpotensi dijadikan alat untuk memenuhi ambisi Presiden Jokowi.
Bung Rocky menyayangkan, langkah Presiden Jokowi menunjuk PLT ini tidak direspon dan dikritisi oleh partai-partai. Bahkan menurutnya, partai-partai tersebut merasa diuntungkan.
Bagi presiden akal sehat itu, hal semacam ini adalah penyakit mental dalam berpolitik bahkan cendrung tindak kejahatan politik yang terkesan memperpanjang kedunguan.
“Jadi udah resak mental itu, siapa yang bikin rusak? Ya Jokowi, karena dia pembina politik nasional kok. Jadi jangan anggap Jokowi nggak bertanggung jawab,” jelasnya.
Menurutnya Presiden Jokowi selaku pemimpin politik nasional telah memberikan edukasi politik yang buruk, karena telah mengangkat PLT di daerah sesukanya.
Selain itu pendidikan politik yang buruk juga ditunjukan oleh partai-partai politik saat ini, sebab tidak mengkritisi dan menunjukkan kemarahannya atas kelakuan Presiden Jokowi.
“Jadi kejahatan yang berkoalisi dengan kedunguan, kira-kira begitu yang terjadi,” kata Rocky Gerung, pengamat politik Indonesia yang kerap mengkritik pemerintahan dengan keras.***
Sumber: haluan
Foto: Kolase Rocky Gerung dan Presiden Joko Widodo/net

RakyatPos Andalas

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru