Jokowi Perangi Pakaian Bekas, RI Ternyata Rutin Impor dari China | RakyatPos Andalas

- Jurnalis

Senin, 20 Maret 2023 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi perintahkan jajarannya untuk memerangi pakaian bekas impor. Jokowi menegaskan praktik tersebut sangat mengganggu industri dalam negeri.
Jokowi mengungkapkan telah memerintahkan jajaran menterinya untuk mencari pelaku-pelaku yang masih melakukan impor pakaian bekas.
“Sudah saya perintahkan untuk mencari betul dan sehari dua hari sudah banyak yang ketemu. Itu mengganggu industri tekstil dalam negeri,” Jokowi di Istora Senayan, Rabu (15/3).
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia rutin mengimpor pakaian bekas. Ternyata, impor paling banyak berasal dari China. Pada tahun 2019 Indonesia melakukan impor pakaian dari China sebesar 64.660 ton. Sebanyak 417 ton merupakan pakaian bekas.
Kemudian di tahun 2020, BPS mencatat total impor pakaian jadi dari China sebanyak 51.790 ton. Sementara pakaian bekas impor hanya 66 ton atau 0,13 persen dari impor pakaian jadi China itu.
Tahun 2021 impor pakaian jadi dari China 57.110 ton, sedangkan impor pakaian bekas hanya 8 ton atau 0,01 persen dari impor pakaian jadi asal China.
Kepala BPS Margo Yuwono menegaskan bahwa impor pakaian bekas yang tercatat di BPS merupakan impor pakaian bekas yang legal.
“Data yang tercatat di BPS berasal dari Bea Cukai, termasuk HS 63090000 pakaian bekas dan barang bekas lainnya,” kata Margo kepada kumparan, Sabtu (18/3).
Anggota DPR: UMKM Dibunuh Produk China
Anggota DPR dari PDI Perjuangan, Adian Napitupulu mempertanyakan pernyataan pemerintah tentang pakaian bekas impor merugikan industri dan UMKM. Menurutnya, UMKM di Indonesia saat ini dirugikan oleh produk-produk China.
Adian Napitupulu yang dikenal sebagai Aktivis 98 menilai, impor pakaian bekas yang masuk ke Indonesia nilainya tak seberapa. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2019, Adian menyebut impor pakaian bekas hanya 417 ton. Jumlah itu setara 0,6 persen impor pakaian dari China yang sebesar 64.660.
“Dari 417 ton impor pakaian bekas itu pun tidak semuanya bisa di jual ke konsumen karena ada yang tidak layak jual. Rata-rata yang bisa terjual hanya sekitar 25 persen hingga 30 persen saja atau di kisaran 100 ton saja,” ujar Adian Napitupulu, Sabtu (18/3).
BPS mencatat, pada 2020 impor pakaian jadi dari China sebesar 51.790 ton. Sementara pakaian bekas impor hanya 66 ton atau 0,13 persen dari impor pakaian jadi China itu. Tahun 2021 impor pakaian jadi dari China 57.110 ton, sedangkan impor pakaian bekas hanya 8 ton atau 0,01 persen dari impor pakaian jadi asal China.
“Dari seluruh angka di atas maka sesungguhnya UMKM kita dibunuh siapa? Mungkin urut-urutannya seperti ini, UMKM 80 persen di bunuh pakaian jadi impor dari China, sementara pakaian jadi impor China saat ini tidak dibunuh, tapi sedang digerogoti oleh pakaian bekas impor,” kata Adian Napitupulu yang juga anggota Komisi VII DPR itu.
Sumber: kumparan
Foto: Pakaian bekas impor senilai Rp 10 miliar yang akan dimusnahkan di Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (17/3/2023). Foto: Kemendag RI

RakyatPos Andalas

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru