Banjit, Rakyat Pos Network “”
Assalamualaikum “”
ππππΌπππππΌππ ππΌ ππππΌ πππΌπππ ππππ
π’πππ
(Sesungguhnya kita dari Allah, dan akan kembali kepada Allah)Β
Apakah yang di sebut dengan kematian yang sesungguhnya itu?Β
Β
Bahwa kematian itu ada dua macam.Β
1. Kematian yang terpaksa
2. Kematian yang suka rela
1. KEMATIAN TERPAKSAΒ
” π
πΌπΌ’πΌ ππΌππππππ ππΌπππ π½ππ ππΌπ”
(Telah datang mati dengan haq)Β
Kematian yang terpaksa itu, suka atau tidak suka, siap atau tidak siap, takut apa tidak takut, mau atau tidak mau semua orang pasti mati. Jadi, hidup itu pasti mati, adanya hidup karena adanya mati, takut mati ya tetep mati , tidak takut mati ya mati, berani hidup harus berani mati, tidak berani hidup, tenang aja nanti juga mati-mati sendiri. Jadi itulah yang dinamakan kematian terpaksa
” ππΌ πππΌπππ ππππ
πΌ’ππ “
Dan kepadaNYA kamu di kembalikan
2. KEMATIAN SUKA RELA.Β
Β “πππππ πππ½ππΌ πΌπππΌ πππππ
Rasakanlah mati, sebelum kamu mati
Yaitu mati dalam hidup dan hidup dalam mati. Yaitu hidupnya kesadaran batin itu dengan matinya kehendak.Β
Jadi , matinya kehendakmu itu menjadi sebab hidupnya kesadaran batin yang menyatu di dalam KehendakNya, hilangnya ke akuanmu, tenggelam di dalam Aku Nya
Itulah yang di sebut denga MANUNGGALING KARSO (Kehendak).Β
Dan itu terjadi ketika larut dalam DZIKRULLAH, jadi hidup dan mati itu ukurannya terletak pada DZIKIR.
Β
Sebagaimana sabda Nabi :Β
“Perumpamaan antara orang yang dzikir pada Tuhannya dan yang tidak, seperti antara orang yang hidup dan yang mati. (HR Bukhari)
Itulah mati dan hidup yang sesungguhnya. Sedangkan kematian raga itu hanyalah pintu masuk menuju alam Akherat.Β
Kembali itu sebenarnya di dunia ini, tidak menunggu besok, kalau di dunia ini sudah bisa kembali, maka di sana nanti bisa kembali, kalau sekarang belum bisa kembali, nanti di sana tidak tahu jalannya untuk kembali.Β
” ππΌππΌπ ππΌπΌππΌ ππ ππΌπΏππππ πΌ’ππΌ ππΌππππΌ ππππ πΌπππππππ πΌ’ππΌ
ππΌ πΌπΏπππππ ππΌπ½πππΌ “
Artinya : Barang siapa di dunia ini buta (tidak mengetahui) , maka di akhirat nanti lebih buta, bahkan lebih sesat jalannya. ( Qs Al isro’ 72 )Β
Jadi kembali itu di dunia, kalau bahasa arabnya dinamakan TAUBAT, Taubat itu maknanya kembali.Β
Kembali ke jati diri, kembali pada kesucian diri, manusia datang ke dunia ini dalam keadaan suci, maka kembalinya harus suci, kalau kembalinya masih kotor, nanti nyucinya di sana , ini yang repot. Makanya di latih dengan puasa Ramadhan itu tujuannya supaya bisa kembali ke fitroh, yaitu ke kesucian diri.Β
Β
Jadi itulah bedanya πππ
π’ππ dan ππππ
πΌ’ππ, Kalau ROJI’UN itu kembali dengan sendirinya, kalau TURJA’UN itu dikembalikan / dipaksa kembali, sesuatu yang dipaksa itu pasti sakit.Β
Itulah makna TAUBAT / kembali, TaubatΒ
atau kembali itu di dunia ini, kalau sudah sakarotul maut maka Taubat sudah tertutup.Β
5. ππΌππππ ππ ππππΌΒ Β
Setelah semua manusia berada di alam Barzah kemudian di bangkitkan menuju alam makhsyar
” ππΌπππΌ πππ½πΌπΏπΏπΌπππ πΌππΏππ πππππππ πΌππΏππ ππΌπππΌππΌπΌππΌππ”
Artinya : Pada hari itu bumi diganti dengan bumi yang lain, demikian pula langit.Β
Dan Mautin ke 5 ini adalah tempat persidangan.Β
6. ππΌππππ ππ πππΌπΒ Β
Setelah di adakan persidangan, maka manusia meneruskan perjalanannya ke dua tempat, yakni surga dan neraka sesuai dengan amal ibadahnya di duniaΒ
” ππΌππππππ πππ π
πΌπππΌππ ππΌ ππΌππππππ πππ ππΌ’πππ ”Β
Segolongan masuk surga, segolongan masuk neraka. ( Asy syuro / 7)Β
7. ππΌππππ ππ πππ
ππΒ Β
Kemudian setelah di keluarkan dari neraka, kemudian mereka di mandikan dengan air Ma’ul hayat dan di masukkan surga sampai beberapa lama , teryata masih melanjutkan perjalanan lagi yaitu di tingkat MAUTINUL KATSIB yaitu Mautin yang ke 7 , yaitu tingkat yang tertinggi sebagaimana di sebut dalam Alquran :Β
” πππ
ππππ ππΌπππΌ ππΏπππ ππΌπΌπΏπππππ, πππΌπΌ πππ½π½πππΌ ππΌπΌπΏπππππ ”Β
Artinya : Wajah – wajah orang mukmin pada hari itu gembira, berseri seri ,kepada Tuhannya mereka melihat.Β
QOLA RASULULLAH SAW :Β
” ππΌπππΌ π½ππΏ πΏπΌπππ ππΌπΌ ‘ππΏπππ ππΌ π½ππ ππΌπππ ππππΌππππππ ”Β
Artinya : Cukup dengan waktu menjadi penerangan.Β
Jadi manusia itu benar – benar di genggam oleh waktu, maka hargailah waktu, karena waktu sangat berharga, tidak ada yang tidak di genggam oleh waktu.Β
Langit di genggam oleh waktu
Bumi di genggam oleh waktu
Siang, malam di genggam oleh waktu
Jam, hari, bulan dan Tahun di genggam oleh waktu
Sedih, gembira di genggam oleh waktu
Gerak, diam di genggam oleh waktu
Sehat, sakit di genggam oleh waktu
Beribadah, tidak beribadah, berbuat baik, berbuat jelek, semua di dalam waktu .Β
Apakah hakekat waktu ? Rahasia
Itu adalah SIRRULLAH, tidak boleh sembarangan.
Ruang mengikuti jarak, waktu mengikutiΒ
gerak. Kalau tidak ada jarak tidak ada ruang . Kalau tidak ada gerak tidak ada waktu.Β
Allah Dzat yang tidak terikat dengan ruang dan waktu, tidak diluarnya dan tidak di dalamnya.”Wallaikumsalam,Β
(*Eka Saputra* )