Keras! Rocky Gerung soal Ramai Kasus Kemenkeu: Karat Korupsi Sudah sampai Pembuluh Darah Pejabat Publik | RakyatPos Andalas

- Jurnalis

Kamis, 9 Maret 2023 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buntut panjang kasus penganiayaan oleh Mario Dandy terhadap David Ozora yang berimbas pada pemecatan ayahnya Rafael Alun Trisambodo (RAT) saat ini masih terus menjadi sorotan.
Setelah diketahui ada ketidakpatutan yang ditunjukkan Rafael Alun Trisambodo sebagai pejabat eselon III Dirjen Pajak yang mempunyai nilai harta yang tidak wajar, kali ini publik benar-benar menyoroti Kementerian dan Keuangan (Kemenkeu).
Banyak informasi yang tersiar bahwasanya pegawai Ditjen Pajak memiliki gaji fantastis dan tidak patuh melaporkan LHKPN. Kali ini terdapat lagi kemelut tentang 42 pejabat Kemenkeu yang merangkap jabatan.
Dilansir dari video YouTube Rocky Gerung Official yang tayang pada 8 Maret 2023, terbaru Menko Polhukam Mahfud MD menyebut ada 69 pegawai Ditjen Pajak yang diduga melakukan pencucian uang.
Rocky Gerung yang merupakan akademisi, dan intelektual publik menyebut bahwa akar masalah dari kasus yang terjadi terus-menerus di Kemenkeu adalah karena terjadi pembiaran.
“Akar masalahnya ini ada pada pembiaran, dan yang jadi pokok soal adalah mereka semua ini aparatnya Pak Jokowi, ” ungkap Rocky, dikutip HarianHaluan.com, Kamis, 9 Maret 2023.
Menurut Rocky, keterbukaan informasi yang terjadi saat ini, membuat Presiden Jokowi juga merespons secara terbuka. Namun, Rocky Gerung bertanya apa hal yang perlu ditegakkan
“Jadi begitu (informasi) terbuka, baru presiden bilang, ‘ini mesti ditegakkan’, apa yang mau ditegakkan?” ungkapnya.
 Lebih jauh, Rocky Gerung menuturkan bahwa Presiden Jokowi telah memerintahkan pejabat untuk tidak pamer harta di media sosial (medsos). Sedangkan. seharusnya Kepala Negara memerintahkan untuk tidak korupsi.
“Presiden mengomentari untuk jangan pamer kekayaan di medsos, Apa maksudnya jangan pamer-pamer, akar dari korupsi itu keinginan untuk merampok, bukan keinginan untuk pamer. Pamer itu belakangan setelah dia merampok , bisa jadi boleh merampok tapi jangan pamer, artinya harus disembunyikan secara baik ya, kan gitu,” terang Rocky.
Menurut Rocky Gerung, yang terjadi saat ini sebenarnya adalah lapisan awal untuk menunjukkan bahwa korupsi pejabat publik sudah tidak bisa dimaafkan.
“Ini sebetulnya adalah lapisan awal untuk kita tahu bahwa karat-karat korupsi itu sudah masuk sampai pembuluh darah pejabat-pejabat publik itu, sekarang NKRI malah dilumpuhkan dari dalam, (ibaratnya) mereka menyembunyikan masalah mereka di bawah karpet merah, sekarang karpet itu sobek dan semua orang kaget,” tuturnya.
“Oh ternyata disitu kekuasaan dan kepentingan bisnis bergabung,” jelas Rocky.
Rocky pun mengungkapkan bahwa minggu ini dan seterusnya hingga menjelang pemilu akan ada kasus-kasus lain yang lebih besar lagi muncul. Namun,dia tak menjarkan detail kasus tersebut berkaitan dengan apa.
“Saya kira minggu ini akan muncul kasus yang lebih besar lagi, dan itu akan berlangsung sampai 2024, tahun pemilu, “ungkap Rocky.***
Sumber: haluan
Foto: Pengamat Politik Rocky Gerung/Net

RakyatPos Andalas

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru