PKS Nilai Peretasan Ponsel BEM SI Cederai HAM: Demo Boleh, Jokowi Rindu Didemo

- Jurnalis

Minggu, 10 April 2022 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.ID – Politikus PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) menyesalkan peretasan ponsel sejumlah anggota Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) jelang demo Senin (11/4) besok. Menurut dia, hal itu telah mencederai HAM, mengingat unjuk rasa adalah bagian dari hak warga negara demokrasi.
“Itu tidak demokratis dan cederai HAM. Sebaiknya pemerintah segera menertibkan mereka yang melakukan peretasan yang tidak sesuai hukum. Demonstrasi itu boleh. Bahkan Pak Jokowi katakan rindu didemo,” kata HNW saat dihubungi, Minggu (8/6).
HNW menyoroti, Menkopolhukam, Panglima TNI, hingga Mendagri telah menyatakan tidak mempermasalahkan demo, tidak akan melakukan represi, bahkan tidak akan membubarkan demo BEM SI. 
Ia berharap pernyataan tiga tokoh tersebut bisa diterjemahkan di lapangan, dengan tak membiarkan pelaku peretasan terhadap medsos, ponsel, hingga privasi mahasiswa BEM SI.
“BEM SI buktikan demonya damai, materinya tidak melanggar UU atau konstitusi. Mereka kan tidak minta penggulingan presiden atau anarkis. Jadi agar orang tidak curiga pada pemerintah, sebaiknya melalui Menkopolhukam, Mendagri, yang lain, tegaskan mereka yang meretas itu tidak dibenarkan. Dan polisi kejar mereka,” papar HNW.
Sementara itu, HNW berpesan pada BEM SI untuk terus waspada terhadap penunggangan isu di luar BEM SI. Ia mengimbau BEM SI tak lelah mengklarifikasi, sehingga aparat juga bisa membedakan dan tidak menggeneralisasi BEM SI dengan oknum penunggang demo.
Langkah ini, kata HNW, akan mencegah aparat melakukan tindakan represif ke mahasiswa BEM SI yang berdemo besok.
“Penunggang juga koreksi diri, kalau demo, demo sendiri. Jangan agenda ditumpangkan ke BEM SI yang tuntutannya terukur, sesuai konstitusi,” ujarnya.
“Saya dengar BEM SI juga klarifikasi kan, ada yang bilang besok tidak jadi demo besar karena puasa dan lain-lain. Tapi langsung dibantah pihak BEM SI sendiri, itu nomor diambil alih pihak lain. Jadi BEM SI jangan lelah klarifikasi supaya tidak membingungkan, ditunggangi, diadu domba,” tutup dia.
Sumber: kumparan

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru