Muslim Arbi: Mahasiswa Turun Jalan karena Parlemen Sudah Tidak Terdengar Lagi Pro Rakyat

- Jurnalis

Minggu, 10 April 2022 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.ID -Turunnya mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di berbagai daerah bermakna mendalam bagi wakil rakyat di senayan. Gerakan yang akan memuncak pada Senin (11/4) merupakan kesadaran atas kesengsaraan rakyat yang tak didengar oleh parlemen di Senayan.
Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, rencana aksi unjuk rasa oleh mahasiswa pada Senin (11/4) dianggap merupakan gerakan moral, kesadaran, gerakan intelektual dan panggilan nurani.
“Mengapa demikian? Keadaan kehidupan bangsa hari ini tidak baik-baik saja. Banyak hal yang dilakukan rezim ini bertentangan dengan akal sehat dan pemikiran yang logis,” ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/4).
Karena menurut Muslim, negara harus berjalan di atas rel konstitusi dan tidak dibenarkan demi kekuasaan lalu konstitusi dibelokkan. Dalam hal ini terkait wacana penundaan Pemilu 2024, perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo, maupun Jokowi tiga periode.
“Itu anarki, anti demokrasi dan tirani. Mahasiswa terpanggil untuk turun ke jalan itu adalah kemestian sejarah. Mahasiswa sebagai agen perubahan, tidak akan tinggal diam untuk bergerak,” kata Muslim.
Aksi-aksi mahasiswa di berbagai daerah termasuk aksi Senin besok kata Muslim, patut diapresiasi sebagai kesadaran atas kondisi masyarakat saat ini yang terhimpit oleh kebijakan rezim yang tidak pro rakyat.
Beberapa masalah mendasar yang menjadi catatan Muslim Arbi diantaranya mahalnya harga-harga kebutuhan bahan pokok, meningkatnya tingkat kemiskinan rakyat, melemahnya kepemimpinan nasional dan utang menggunung.
“Infrastruktur-infrastruktur yang tidak tepat guna dan merugi, keuangan negara ke arah kebangkrutan, ancaman konflik sosial dan disintegrasi bangsa, pelanggaran konsitusi, marak KKN,” jelas Muslim.
Kesemuanya itu kata Presidium Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) merupakan keresahan dan kegelisahan masyarakat, termasuk mahasiswa.
“Jadi tidak salah, jika mahasiswa turun ke jalan di saat suara-suara di ruang parlemen tidak terdengar lagi pro rakyat, malah pro oligarki. Jadi aksi mahasiswa saat ini sudah tepat, ini panggilan sejarah,” pungkas Muslim.
Sumber: RMOL

Berita Terkait

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung
Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.
Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK
Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik
Bayi Hilang di Menanga Siamang, Keluarga Geram dengan Isu Hoaks di Media Sosial
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri 1 Bandar Dalam Disambut Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:32 WIB

DPC KWRI Way Kanan Turut Hadir Peringati HUT ke-27 di Provinsi Lampung

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:25 WIB

Polsek Baradatu langsung tindak lanjuti laporan Masyarakat ada nya pesta Miras anak di bawah umur di lapangan Sriwijaya.

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:38 WIB

Pemerintah Kampung Rantau Jaya: Merealisasikan Insentif untuk RT, Linmas Kader Posyandu,Dan Kader PKK

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:38 WIB

Memahami Tugas Jurnalis Berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru